<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14049">
 <titleInfo>
  <title>PERFORMAN ENTOG (Cairina moschata) JANTAN YANG DIBERI RANSUM BERBAGAI IMBANGAN ENERGI-PROTEIN PADA SISTEM KANDANG BERBEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tanwiriah, Wiwin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xviii,;132 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Performan Entog Jantan (Cairina noschata) Yang Diberi Ransum Berbagai Imbangan Energi-Protein Pada Sistem Kandang Berbeda&#13;
Penelitian tentang performan entog jantan (Cairina moschata) yang diberi ransum berbagai imbangan energi-protein pada sistem kandang berbeda cage dan ranch telah dilakukan dalam tiga tahap : Penelitian Tahap I dilakukan untuk mendapatkan bobot badan, pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, persentase bulu, kandungan protein karkas dan kandungan lemak karkas. 44 ekor anak entog jantan dipelihara sejak umur 3 minggu sampai dengan 12 minggu; dengan diberi ransum grower (PK 16,13 `)/0 dan ME 2953 kkal/kg). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa selama fase pertumbuhan: konsumsi ransum 112,25 g/ekor/hari; pertambahan bobot badan adalah 31,39 g/ekor/hari; rataan bobot badan 1784,20 g, persentase bulu 6,82 % dengan kandungan protein 83,23 %, ; protein karkas 18,34 %; lernak karkas 14,27 %. Data ini selanjutnya digunakan sebagai dasar untuk penelitian tahap&#13;
Penelitian Tahap II terdiri atas tiga kegiatan yaitu :1) Penentuan nilai efisiensi penggunaan protein (EPP) 2) Penentuan kebutuhan protein/hari/ekor dan 3) Penentuan kebutuhan energi metabolis/hari/ekor selama fase pertumbuhan. Ternak yang digunakan 16 ekor anak entog jantan umur 6 minggu. Penentuan EPP dan kebutuhan protein serta energi metabolis didasarkan pada rumus Scott, dkk.,(1982). Hasid pengamatan menunjukkan bahwa nilai Efisiensi Penggunaan Protein adalah 58,85 %; kebutuhan protein dan energy metabolis masing-masing adalah 16,434 g/ekor/hari dan 291,043 kkal/ekor/hari. Data ini selanjutnya digunakan sebagai dasar untuk penelitian tahap III.&#13;
Penelitian Tahap III merupakan pengujian atas ransum yang diformulasikan berdasarkan hasil penelitian tahap II pada tingkat konsumsi ransum 112,25 g/ekor/hari , maka ransum yang diberikan mengandung ME 2600 kka1/kg dengan protein kasar 15 %. Kandungan protein ransum divariasikan sebesar 2 % dan energi metabolis sebesar 200 kkal/kg. Perlakuan terdiri atas 9 ransum dengan berbagai imbangan E/P yaitu RI: 2400/13 (18,46); R2: 2400/15 (16,00); R3: 2400/17 (14,12); R4: 2600/13 (20,00); R5: 2600/15 (17,33); R6: 2600/17 (15,29); R7: 2800/13 (22,31); R8: 2800/15 (18,67); dan R9: 2800/17 (16,47). Ternak percobaan berupa anak entog jantan umur 3 minggu sebanyak 108 ekor. Peubah yang diamati adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, bobot dan persentase karkas, persentase bagian karkas, kadar lemak&#13;
 &#13;
abdominal dan kadar lemak karkas, keempukan daging, diameter serabut otot dan &quot;income over feed cost&quot;. Rancangan dasar percobaan adalah Rancangan Acak Lengkap Pole Dua Faktor Tersarang, yaitu 1m bangan Energi/Protein Ransum (faktor B) yang tersarang pada sistem kandang (faktor A) yaitu cage dan ren. Setiap perlakuan diulang 2 kali dan setiap ulangan terdiri atas 3 ekor anak entog.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan :&#13;
1.	Kebutuhan Energi dan protein pada ransum untuk entog jantan pada fase pertumbuhan adalah 2600 kka!/kg dan 15% dengan Imbangan E/P 17,33 kkal/g protein.&#13;
2.	Pemeliharaan entog jantan fase pertumbuhan pada kandang sistem ranch menghasilkan nilai performan, bobot dan lemak karkas serta diameter serat daging yang lebih tinggi tetapi memberikan nilai &quot;income over feed cost&quot; yang lebih rendah dibandingkan pemeliharaan pada kandang sistem cage.&#13;
3.	Entog yang dipelihara pada kandang sistem cage dengan diberi ransum yang mengandung energi 2600 kkal/kg dan protein 15% serta irnbangan E/P 17,33 kkal/g protein (R5) menghasilkan performan yang paling baik dengan nilai &quot;income over feed cost&quot; yang optimal.&#13;
 &#13;
Kata Kanci : entog jantan, energi, protein, kandang, performan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Tanwiriah, Wiwin</note>
 <subject authority="">
  <topic>Entog jantan</topic>
 </subject>
 <classification>363</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>363 Tan p/R.20.16</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001110100239</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.20.16)</sublocation>
    <shelfLocator>636 Tan P/R.20.16</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14049</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:06:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-06-21 12:38:34</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>