<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14044">
 <titleInfo>
  <title>Bioavailabilitas Kalsium Dan Fosfor Special Bone meal Produk Hidrolisis Alkali Tulang Iakan Cakalang (Katsuwonus pelamis L ) Pada Ayam Broiler.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Betty bagau</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvii,;136 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>BIOAVAILABILITAS KALSIUM DAN FOSFOR&#13;
special bone meal PRODUK HIDROLISIS ALKALI&#13;
TULANG IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis L)&#13;
PADA AYAM BROILER&#13;
Oleb,&#13;
Betty Bagau&#13;
Tim Promotor&#13;
Prof. Dr. Hj. Tjitjah Aisjah, M.S&#13;
Dr. Ir. Rachmat Wiradimadja, M.S&#13;
Dr. Denny Rusmana, S.Pt., M.Si&#13;
ABSTRAK&#13;
Tuiang ikan merupakan limbah industri pengolahan hash! perikanan yang potensial sebagai bahan sumber kalsium dan fosfor bagi temak. Prinsip umum mengolah tulang ikan menjadi tepung tulang adalah upaya menghidrolisis komponen non ash yang terdapat pada tulang terutama kolagen. Hidrolisis kolagen dapat dilakukan dengan menggunakan alkali atau larutan basa. Jenis alkali dapat bersumber dari alkali kimiawi (NaOH) dan alkali alami (Filtrat Abu Sekam Padi). Efektifitas hidrolisis kedua jenis alkali dipengaruhi oleh konsentrasi dan lama pengolahan dan spesifik untuk setiap bahan yang diolah.&#13;
Penelitian ini telah dilakukan di laboratorium Nutrisi Ternak Unggas, Non Ruminansia dan Industri Makanan Temak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Jatinangor—Sumedang. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu : Tahap pertama, pengolahan tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis L)&#13;
menggunakan alkali NaOH dan FASP untuk menghasilkan SBMITC) sebagai&#13;
sumber kalsium dan fosfor. Tahap kedua, pengujian bioavabilitas SBM(Tc) produk olahan pilihan penelitian tahap pertama sebagai suplemen mineral dalam ransum broiler. Penelitian tahap pertama dilakukan dua percobaan terpisah menggunakan metode eksperimen di laboratorium dengan rancangan acak lengkap tersarang masing—masing:1) tingkat konsentrasi NaOH (2,3 dan 4%) dengan lama hidrolisis 12, 24, 36 dan 48 jam, dan 2) tingkat konsentrasi FASP (10, 20 dan 30%) dengan lama hidrolisis 12, 24, 36 dan 48 jam. Pengaruh antar perlakuan diuji dengan analisis ragam dan dilanjutkan uji jarak berganda Duncan. Produk terbaik hasil olahan NaOH dibandingkan dengan produk terbaik hasil olahan FASP menggunakan uji—t. Penelitian tahap kedua menggunakan rancangan acak lengkap tiga perlakuan sumber kalsium (Dicalcium phosphate/DCP, tepung tulang&#13;
komersialltulang sapi dan SBM(TC) hasil olahan terbaik tahap I. Masing—masing diulang sebanyak enam kali. Hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan alkali NaOH lebih efektif meningkatkan tulang ikan cakalang yang dihidrolisis, kadar&#13;
kalsium dan fosfor SBM(TC) yang dihasilkan dibandingkan dengan FASP.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Betty Bagau</note>
 <subject authority="">
  <topic>Tulang ikan</topic>
 </subject>
 <classification>636</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>636 Bag b/R.20.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100231</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.20.1)</sublocation>
    <shelfLocator>636.Bag.b/R.20.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14044</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:06:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-06-20 07:25:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>