Detail Cantuman

Image of Penggunaan Reaktor Biofilter Bermedia Zeolit dan Arang Aktif Serta Tumbuhan Air dalam Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu untuk Menurunkan Tingkat Pencemaran Perairan

 

Penggunaan Reaktor Biofilter Bermedia Zeolit dan Arang Aktif Serta Tumbuhan Air dalam Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu untuk Menurunkan Tingkat Pencemaran Perairan


Pengolahan limbah cair tahu sangat penting dilakukan karena mencemari
badan air, penelitian yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140100008628 Har p/R.15.86Perpustakaan Pusat (REF.15.86)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    628 Har p/R.15.86
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    XVI,;204 HLM,;29 CM
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    628 Har p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pengolahan limbah cair tahu sangat penting dilakukan karena mencemari
    badan air, penelitian yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini
    adalah penggunaan reaktor biofilter bermedia zeolit-arang aktif serta
    tumbuhan air yaitu Bayongbong (Phragmites karka), Eceng gondok
    (Eichhornia crassipes (Mart) Solm) dan Kiapu (Pistia stratiotes) untuk
    menurunkan tingkat pencemaran perairan.

    Pengolahan limbah cair tahu yang dirancang dengan menggunakan media
    tersebut di atas dapat menurunkan tingkat pencemaran perairan dengan waktu
    tinggal (retention time) 15 hari, parameter bahan pencemar yang diukur
    meliputi ; TSS (100,00 mg/L), pH (6,50), DO (5,70 mg/L) BODs (87,00
    rng/L), COD (130,00 mg/L), ammonia (1,00 mg/L), ortofosfat (1,00 mg/L)
    dan nitrat (17,00 mg/L). Pengukuran ini dilakukan pada outflow 60 liter/hari,
    hasil yang diperoleh ini sangat jauh di bawah ambang Baku mutu limbah cair
    berdasarkan Kep-51IMENLHllOI1995.

    Berdasarkan efektifitas media yang digunakan dengan waktu tinggal 15
    hari pada media krikil-ijuk adalah ; TSS (43,49 %), BOOs (44,87 %), COD
    (41,83 %) dan ammonia (46,52 %), ortofosfat (27,58 %) dan nitrat (26,63 %).
    Pada media zeolit-arang aktif adalah ; TSS (62,21 %), BOOs (90,53 %), COD
    (86,26 %) dan ammonia (60,44 %), ortofosfat (62,00 %) dan nitrat (42,03 %).
    Sementara fitoremediasi oleh tumbuhan air yang paling tinggi dalam
    penyerapan dan menurunkan bahan pencemar dalam limbah cair tahu adalah
    Bayongbong (Phragmites karka), tumbuhan ini mempunyai kemampuan
    menurunkan bahan pencemar dengan efektivitas sebagai berikut ; TSS (82,21
    %, BODs (85,07 %,), COD (83,4] %), ammonia (81,25 %), ortofosfat (85,00
    %) dan nitrat (72,50 %) .
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi