Detail Cantuman

Image of INOVASI TEKNIK HEMAT AIR DAN KOMPOS JERAMI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN, HASIL PADI SAWAH, MITIGASI EMISI GAS METAN DAN EFISIENSI PUPUK K DENGAN METODE INTENSIFIKASI PADA AEROB TERKENDALI BERBASIS ORGANIK (IPAT-BO)

 

INOVASI TEKNIK HEMAT AIR DAN KOMPOS JERAMI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN, HASIL PADI SAWAH, MITIGASI EMISI GAS METAN DAN EFISIENSI PUPUK K DENGAN METODE INTENSIFIKASI PADA AEROB TERKENDALI BERBASIS ORGANIK (IPAT-BO)


Penelitian untuk mengkaji peningkatan pertumbuhan, hasil padi sawah, mitigasi
emisi gas metan dan efisiensi pupuk kalium akibat aplikasi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140100011630 Tur I/R.15.53Perpustakaan Pusat (REF.15.53)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    630 Tur I/R.15.53
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xx,;196 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    630 Tur I
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian untuk mengkaji peningkatan pertumbuhan, hasil padi sawah, mitigasi
    emisi gas metan dan efisiensi pupuk kalium akibat aplikasi teknik hemat air
    disertai varietas padi dan aplikasi kompos jerami disertai pupuk kalium telah
    dilaksanakan 2 tahapan percobaan dari bulan April 2011 sampai September 2012.
    PercobaanTahap I dilakukan di kebun percobaan UNWIM-Sumedang dengan
    rancangan petak terbagi, terdiri dari dua faktor, sebagai petak utama teknik hemat
    air ffHA (tergenang air ± 5 cm, macak-macak/tergenang air 1: 1 cm, terputus 1
    kali dan terputus 2 kali), sebagai sub plot varietas padi (Fatmawati, Ciherang,
    Inpari 13 dan Sintanur). Percobaan Tahap Il, yang merupakan kelanjutan tahap I,
    dilakukan di lahan sawah Fakultas Pertanian UNP AD-Ciparay Bandung, disusun
    menggunakan rancangan petak terbagi, terdiri dari dua faktor. Sebagai petak
    utama dosis kompos jerami (0, 2,5, 5,0, 7,5 t ha"), sebagai sub plot dosis anjuran
    KCI (100, 90, 80, 70, 60 kg ha") masing-masing perlakuan di ulang tiga kali.
    Hasil percobaan adalah: (1) Ke empat THA pada ke empat varietas padi dapat
    meningkatkan bobot 1000 butir gabah, tertinggi pada THA macak-macak disertai
    varietas Fatmawati, bobot meningkat 10,6% dibanding tergenang. Mitigasi emisi
    gas metan tertinggi pada varietas Fatmawati disertai ke empat model THA. (2)
    Aplikasi kompos jerami disertai pupuk KCI dapat meningkatkan lLD, LAB, LTT,
    NPA dan hasil (GKP/petak), tertinggi pada dosis komposjerami 7,5 t ha-! disertai
    pupuk KCI 80, 90, 100 kg ha" (masing-masing hasil 9,69, 9,71, 9,71 t ha") naik
    masing-masing 27,2, 24,2, 19,9% dibanding tanpa kompos jerami dan
    memberikan pengaruh yang sama dengan tanpa kompos jerami terhadap mitigasi
    emisi gas metan. (3) Aplikasi kompos jerami dosis 2,5, 5,0 dan 7,5 t ha-! dapat
    meningkatkan hasil padi dan mengefisiensikan pupuk kalium masing-masing
    10%,10% dan 20%.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi