Detail Cantuman

Image of Variabilitas genetik tegakan benih uji provenansi sengon (Paraserianthes falcataria (L.)  Nielsen) Berdasarkan marka morfologi dan RAPD

 

Variabilitas genetik tegakan benih uji provenansi sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) Berdasarkan marka morfologi dan RAPD


Seleksi terhadap ketahanan boktor clan riap pertumbuhan populasi tegakan benih
merupakan upaya pemuliaan dalam mengatasi kendala rendahnya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100055630 Sun V/R.15.45Perpustakaan Pusat (REF.15.45)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    630 Sun V/R.15.45
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix,;195 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    630 Sun V
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Seleksi terhadap ketahanan boktor clan riap pertumbuhan populasi tegakan benih
    merupakan upaya pemuliaan dalam mengatasi kendala rendahnya produktivitas
    lahan dan hutan maupun .minimnya sumber benih berkualitas genetik unggul.
    Percobaan dilakukan dengan tujuan memperoleh informasi variabilitas genetik
    tegakan benih uji provenan Paraserianthes fa/cataria clan keturunannya hasil
    seleksi ketahanan boktor dan riap pertumbuhan. Terdapat enam tujuan spesifik
    dalam percobaan ini, yaitu : i). mempelajari variasi genetik dan korelasi antar
    karakter pada percobaan populasi tegakan.benih; ii). mempelajari variasi genetik
    dan korelasi antar karakter pada percobaan buah, benih dan perkecambahan; iii).
    mempelajari variasi genetik clan korelasi antar karakter pada percobaan progeni;
    dan iv). menduga variasi genetik tetua clan progeni melalui RAPD. Variabilitas
    genetik berdasarkan penanda morfologi dilakukan dengan mengukur tiga puluh
    karakter melalui Rancangan Acak Kelompok dengan empat perlakuan dalam
    empat ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis varians, analisis korelasi
    fenotipik dan genetik, analisis komponen utama dan analisis klaster. Sampel
    percobaan RAPD menggunakan daun dari enam belas tetua dan seratus enam
    puluh keturunannya. Analisis data dilakukan untuk mempelajari variabilitas
    genetik, jarak genetik dan pola kekerabatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
    populasi tegakan benih pada setiap stadia pertumbuhan (pohon, buah, benih,
    perkecambahan dan bibit) memiliki variasi genetik sempit dan beberapa karakter
    (luas polong, rendemen benih, persen benih bernas, kemurnian benih, kadar air
    benih, persen kecambah, kecepatan tumbuh dan vigor benih) memiliki variasi
    fenotipik luas. Korelasi antar beberapa karakter penting diperoleh enam pasangan
    karakter yang berkorelasi dan searah, sehingga pasangan karakter tersebut dapat
    dijadikan sebagai kriteria dalam seleksi langsung maupun tidak langsung.
    Pasangan karakter yang relatif selalu erat dan dapat dijadikan sebagai karakter
    kunci dalam seleksi adalah antara karakter diameter setinggi dada (DBH) dengan
    volume standing stock (VPhn) dan tinggi total (Ttot) dengan tinggi tajuk (Ttjk).
    Variabilitas genetik populasi progeni berdasarkan marka RAPD terkategori
    sedang. Masing-masing praimer yang digunakan untuk mengestimasi struktur
    pola pita yang sama antara tetua dan progeninya sebagai indikasi kerniripan
    adalah OPK-19 sebesar 16,25%, OPP-6 sebesar 23,12%, OPA-lO sebesar 33,75%
    dan OPA-ll sebesar 71,25%. Infuse genetik pada populasi keturunan half-sib
    merupakan upaya dalam meningkatkan variabilitas genetik populasi sengon
    selanjutnya. Seleksi tidak langsung pada pohon untuk karakter diameter dan
    tinggi dapat dilakukan pada karakter berat total polong, sedangkan seleksi awal
    pada bibit dapat dilakukan pada karakter jumlah daun. Praimer OPP-6 akan efektif
    dalam mendeteksi variabilitas genetik populasi tetua dan praimer 0 PK -19 untuk
    populasi Banjarnegara clan Subang.

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi