<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14030">
 <titleInfo>
  <title>Variabilitas genetik tegakan benih uji provenansi sengon (Paraserianthes falcataria (L.)  Nielsen) Berdasarkan marka morfologi dan RAPD</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SOPANDI SUNARYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xix,;195 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seleksi terhadap ketahanan boktor clan riap pertumbuhan populasi tegakan benih &#13;
merupakan upaya pemuliaan dalam mengatasi kendala rendahnya produktivitas &#13;
lahan dan hutan maupun .minimnya sumber benih berkualitas genetik unggul. &#13;
Percobaan dilakukan dengan tujuan memperoleh informasi variabilitas genetik &#13;
tegakan benih uji provenan Paraserianthes fa/cataria clan keturunannya hasil &#13;
seleksi ketahanan boktor dan riap pertumbuhan. Terdapat enam tujuan spesifik &#13;
dalam percobaan ini, yaitu : i). mempelajari variasi genetik dan korelasi antar &#13;
karakter pada percobaan populasi tegakan.benih; ii). mempelajari variasi genetik &#13;
dan korelasi antar karakter pada percobaan buah, benih dan perkecambahan; iii). &#13;
mempelajari variasi genetik clan korelasi antar karakter pada percobaan progeni; &#13;
dan iv). menduga variasi genetik tetua clan progeni melalui RAPD. Variabilitas &#13;
genetik berdasarkan penanda morfologi dilakukan dengan mengukur tiga puluh &#13;
karakter melalui Rancangan Acak Kelompok dengan empat perlakuan dalam &#13;
empat ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis varians, analisis korelasi &#13;
fenotipik dan genetik, analisis komponen utama dan analisis klaster. Sampel &#13;
percobaan RAPD menggunakan daun dari enam belas tetua dan seratus enam &#13;
puluh keturunannya. Analisis data dilakukan untuk mempelajari variabilitas &#13;
genetik, jarak genetik dan pola kekerabatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
populasi tegakan benih pada setiap stadia pertumbuhan (pohon, buah, benih, &#13;
perkecambahan dan bibit) memiliki variasi genetik sempit dan beberapa karakter &#13;
(luas polong, rendemen benih, persen benih bernas, kemurnian benih, kadar air &#13;
benih, persen kecambah, kecepatan tumbuh dan vigor benih) memiliki variasi &#13;
fenotipik luas. Korelasi antar beberapa karakter penting diperoleh enam pasangan &#13;
karakter yang berkorelasi dan searah, sehingga pasangan karakter tersebut dapat &#13;
dijadikan sebagai kriteria dalam seleksi langsung maupun tidak langsung. &#13;
Pasangan karakter yang relatif selalu erat dan dapat dijadikan sebagai karakter &#13;
kunci dalam seleksi adalah antara karakter diameter setinggi dada (DBH) dengan &#13;
volume standing stock (VPhn) dan tinggi total (Ttot) dengan tinggi tajuk (Ttjk). &#13;
Variabilitas genetik populasi progeni berdasarkan marka RAPD terkategori &#13;
sedang. Masing-masing praimer yang digunakan untuk mengestimasi struktur &#13;
pola pita yang sama antara tetua dan progeninya sebagai indikasi kerniripan &#13;
adalah OPK-19 sebesar 16,25%, OPP-6 sebesar 23,12%, OPA-lO sebesar 33,75% &#13;
dan OPA-ll sebesar 71,25%. Infuse genetik pada populasi keturunan half-sib &#13;
merupakan upaya dalam meningkatkan variabilitas genetik populasi sengon &#13;
selanjutnya. Seleksi tidak langsung pada pohon untuk karakter diameter dan &#13;
tinggi dapat dilakukan pada karakter berat total polong, sedangkan seleksi awal &#13;
pada bibit dapat dilakukan pada karakter jumlah daun. Praimer OPP-6 akan efektif &#13;
dalam mendeteksi variabilitas genetik populasi tetua dan praimer 0 PK -19 untuk &#13;
populasi Banjarnegara clan Subang. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">SUNARYA SOPANDI</note>
 <subject authority="">
  <topic>Seleksi terhadap ketahanan boktor clan riap pertum</topic>
 </subject>
 <classification>630 Sun V</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>630 Sun V/R.15.45</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130100055</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.15.45)</sublocation>
    <shelfLocator>630 Sun V/R.15.45</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14030</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:03:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-30 11:47:54</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>