Karakterisasi Sifat Kimia Kopi Berbasis Bahan Baku Setara Pilihan Luwak
Kopi luwak adalah buah kopi yang dimakan, dicerna, dan bijinya
dikeluarkan bersama kotoran hewan luwak, dibersihkan kemudian diproses
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150100004 630 Ifm K/R.15.26 Perpustakaan Pusat (REF.15.26) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 630 Ifm K/R.15.26Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xvii,;164 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 630 Ifm KTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Ifmalinda -
Kopi luwak adalah buah kopi yang dimakan, dicerna, dan bijinya
dikeluarkan bersama kotoran hewan luwak, dibersihkan kemudian diproses
seperti kopi biasa. Saat ini kopi luwak merupakan kopi termahal, karena
.mempunya citarasa dan aroma yang khas akibat dari terjadinya perubahan kimia
seperti kandungan protein, kafein dan lemak. Salah satu penentu komposisi kimia
dari biji kopi adalah jenis kopi. Jenis kopi yang berbeda mengandung senyawa
kimia yang berbeda. Senyawa kimia yang terkandung dalam biji kopi sangat
berpengaruh terhadap citarasa maupun aroma seduhan kopi. Komposisi kimia
yang berbeda akan menghasilkan senyawa volatil dan non volatil yang berbeda
sehingga juga akan berpengaruh terhadap citarasa kopi. Hal ini memungkinkan
komposisi kimia kopi luwak berbeda dari kopi biasa, untuk itu diperlukan
penelitian mengenai karakterisasi sifat kimia kopi pilihan luwak.
Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan karakteristik kimia kopi
berbahan baku kopi setara pilihan luwak. Metoda yang digunakan adalah
deskriptif analitik untuk kajian sifat fisiko kimia dan metode rancangan acak
lengkap pola faktorial untuk menentukan tingkat konsumsi luwak, melalui 5 tahap
percobaan yaitu percobaan tahap (1) : kajian sifat fisiko kimia buah kopi pada
berbagai tingkat kematangan; (2) penentuan buah kopi pilihan luwak; (3)
pengolahan citra buah kopi pilihan luwak; (4) kajian sifat kimia kopi pilihan
luwak; (5) kajian karakterisasi kopi pilihan luwak.
Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai total padatan terlarut, kadar
protein, kafein, gula, dan pH, meningkat dengan bertambahnya tingkat
kematangan buah kopi. Kadar lemak dan tingkat kekerasan menurun dengan
bertambahnya tingkat kematangan buah kopi. Warna buah kopi yang disukai
luwak adalah warna merah dan merah kehitaman. Tingkat konsumsi luwak paling
tinggi adalah luwak betina umur 4 tahun yaitu sebesar 84,86%. Kadar kafein, gula
dan protein kopi luwak lebih rendah dibandingkan kopi arabika biasa sedangkan
kadar lemak dan pH kopi luwak lebih tinggi dari kopi biasa. Model warna RGB
(Merah, Hijau, Biru) menunjukan nilai b dapat digunakan sebagai acuan untuk
identifikasi tingkat kematangan. Kopi yang disukai luwak mempunyai nila b
mulai dari 0,25 sampai dengan 0,31. Senyawa volatil kopi biasa berbeda dengan
kopi luwak, pada kopi luwak ada senyawa maltol dan senyawa pyrazine yang
tidak ditemui pada kopi biasa. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






