Determinan permintaan petani kelapa sawit terhadap pembiayaan syariah (survei pada petani kelapa sawit di kab. Kampar sebagai nasabah Bank Riau Syariah
Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan scktor perkebunan Provinsi Riau umumnya, ,dan Kabupaten Kampar khususnya. Oleh karena itu ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001110100019 338.1 Ind d/R.15.2 Perpustakaan Pusat (REF.15.2) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 338.1 Ind d/R.15.2Penerbit Magister Program Studi Ilmu Peternakan : Bandung., 2011 Deskripsi Fisik xvi,;307 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 338.1 Ind dTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Indrawati Henny -
Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan scktor perkebunan Provinsi Riau umumnya, ,dan Kabupaten Kampar khususnya. Oleh karena itu perkebunan kelapa saw it perlu dikembangkan. Dalam pengembangannya, tidak terlepas dari peran petani di dalamnya. Salah satu faktor essensial yang diperlukan petani dalam mengembangkan kebun kelapa sawitnya adalah permodalan. Salah satu sumber permodalan petani adalah pembiayaan syariah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan: Pertama, Mengetahui pengaruh faktor internal petani dalam menentukan permintaan petani terhadap pembiayaan syariah; Kedua, Mengetahui pengaruh faktor eksternal petani dalam menentukan permintaan petani terhadap pembiayaan syariah.
Penelitian ini menggunakan metode survei. Sampel penelitian adalah petani kelapa sawit Kabupaten Kampar yang menjadi debitur pembiayaan syariah di Bank Riau Syariah. Pendekatan analisis yang digunakan adalah analisis SEM (Structural Equation Modelling) dengan metode PLS (Partial Least Square) menggunakan software Smart PLS.
Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, Faktor internal petani berpengaruh dalam menentukan permintaan petani terhadap pembiayaan syariah. Petani yang sudah tepat memanfaatkan pembiayaan syariah dan berkeinginan untuk mengambil kembali pembiayaan syariah adalah: petani yang memiliki kebun kelapa sawit 6-8 ha, dengan pengalaman berkebun sawit lebih dari 20 tahun dan berpendapatan 9-14 juta rupiah dalam satu tahun; memiliki dua sumber pengetahuan dan pengetahuan tentang plafon, persyaratan dan prosedur pembiayaan syariah; serta bersikap bahwa pembiayaan syariah penting untuk mengembangkan kebun kelapa sawitnya; Kedua, Faktor eksternal petani berpengaruh dalam menentukan permintaan petani terhadap pembiayaan syariah. Petani yang sudah tepat memanfaatkan pembiayaan syariah dan berkeinginan untuk mengambil kembali pembiayaan syariah adalah: petani yang menyatakan bahwa pihak bank syariah melakukan sosialisasi dengan baik serta memenuhi persyaratan dan prosedur yang sederhana.
Faktor internal petani yang berperan paling besar dalam menentukan permintaan petani terhadap pembiayaan syariah adalah sikap petani terhadap pembiayaan syariah. Sedangkan faktor eksternal petani yang berperan paling besar adalah profesionalisme pegawai bank syariah.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






