Matriks metaloproteinase-2 dan metaloproteinase-9 pada berbagai spektrum klinis infeksi virus dengue anak serta hubungannya dengan hematokrit fase akut
ABSTRAK
Pada infeksi virus dengue produksi matriks metaloproteinase-2 (MMP-2) dan MMP-9 yang berlebihan `pada binatang percobaan menyebabkan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130100011 610 Dlh m/R.13.10 Perpustakaan Pusat (REF.13.10) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610 Dlh m/R.13.10Penerbit Program Pascasarjana Ilmu Kedokteran UNPAD : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xxvii,;168 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab DLH, Dzulfikar -
ABSTRAK
Pada infeksi virus dengue produksi matriks metaloproteinase-2 (MMP-2) dan MMP-9 yang berlebihan `pada binatang percobaan menyebabkan kebocoran plasma melalui degradasi endotel vaskular. Untuk menentukan apakah MMP-2 dan MMP-9 serum fase akut dan konvalesens berhubungan dengan berbagai spektrum klinis infeksi virus dengue, serta dengan hematokrit fase akut, diperiksa MMP-2, MMP-9 serum, dan hematokrit terhadap 80 subjek penelitian dilakukan yang terdiri atas kelompok DD 26 anak, DBD 29 anak, dan SSD 25 anak. Selain itu dicatat infeksi primer dan sekunder sebagai faktor perancu. Penelitian ini rnerupakan observasional analitik rancangan studi potong lintang dengan pengamatan berulang, yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin Bandung, periode Februari 2010—Desember 2012. Hubungan MMP-2 dan MMP-9 serum dengan spektrum klinis infeksi virus dengue dianalisis dengan Mancova repeated measure, sedangkan hubungan kadar MMP-2 dan MMP-9 serum dengan hematokrit fase akut menggunakan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan kadar MMP-2 serum fase akut lebih rendah dibandingkan dengan fase konvalesens pada semua spektrum klinis infeksi virus dengue, berturut-turut DD (681,06; 697,90 ng/mL), DBD (642,431; 736,32 ng/mL), SSD (506,02; 719,57 ng/mL) (p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






