<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13955">
 <titleInfo>
  <title>Model matematika penyebaran penyakit demam dengue dengan antibody dependent enhacement</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anggriani, Nursanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxii,;136 hlm ,; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>MODEL MA TEMA TIKA PENYEBARAN PENYAKIT &#13;
DEMAM DENGUE DENGAN &#13;
ANTIBODY DEPENDENT ENHANCEMENT &#13;
&#13;
Oleh &#13;
Nursanti Anggriani &#13;
140130060020 &#13;
&#13;
Disertasi Doktor, Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran &#13;
Promotor: Asep Kuswandi Supriatna &#13;
Co-Promotor: Edy Soewono dan Rustam Efendi Siregar &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit &#13;
endemis di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh empat jenis virus Dengue &#13;
yaitu DEN-I, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4 melalui vektor perantara nyamuk &#13;
Aedes aegypti. Banyak kasus kematian di rumah sakit karena penyakit tersebut. &#13;
Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang baik atas epidemiologi dari DBD. &#13;
Faktor lain yang berpengaruh terhadap penyebaran penyakit DBD adalah antibodi &#13;
dan imunitas yang terdapat pada tubuh manusia. Peranan ADE (Antibody &#13;
Dependent Enhanchement) berpengaruh juga dalam melihat manisfestasi klinis &#13;
dari infeksi virus Dengue. &#13;
&#13;
Dalam disertasi ini dibahas dua model matematika penyebaran penyakit DBD &#13;
dengan memperhatikan faktor imunitas dan antibodi yang terdapat dalam tubuh &#13;
manusia, khususnya peranan ADE pada penyebaran penyakit tersebut, melalui &#13;
pendekatan dinamik. Model pertama adalah model matematika penyebaran &#13;
penyakit DBD satu strain tanpa melihat jenis virus yang menginfeksinya. Pada &#13;
model ini diasumsikan bahwa manusia terinfeksi dibagi menjadi dua kelompok &#13;
yaitu manusia terinfeksi tanpa gejala (asimptomatik) dan manusia terinfeksi &#13;
dengan gejala (simptomatik). Dari model ini didapat besaran penting yaitu nilai &#13;
ambang yang dinamakan Basic Reproduction Ratio. Rasio ini menentukan &#13;
eksistensi dan kestabilan titik ekuilibirum model, serta menentukan endemisitas &#13;
penyakit di suatu populasi. Kemudian dihasilkan dua titik ekuilibrium yaitu titik &#13;
ekuilibirum bebas penyakit dan titik ekuilibirum terjadinya penyakit. Disamping &#13;
itu diperoleh rasio perbandingan antara manusia terinfeksi tanpa gejala dengan &#13;
manusia terinfeksi dengan gejala yang dalam hal tertentu dapat memperlihatkan &#13;
adanya fenomena gunung es, di mana DBD dan Dengue Shock Syndrome (DSS) &#13;
&#13;
vi &#13;
&#13;
sebagai puncaknya sedangkan kasus dengue ringan dan Demam Dengue (DD) &#13;
merupakan dasarnya. &#13;
&#13;
Model kedua adalah model penyebaran penyakit DBD dua strain virus dengan &#13;
memperhatikan faktor ADE serta imunitas dalam tubuh manusia. Asumsi yang &#13;
dipakai pada model adalah \ manusia dapat terinfeksi kembali oleh jenis virus &#13;
yang sama ataupun jenis virus yang berbeda. Dari model ini dihasilkan dua Basic &#13;
Reproduction Ratio yang berkaitan dengan jenis virus 1 dan jenis virus 2. Kedua &#13;
besaran tersebut mempunyai peranan yang penting dalam eksistensi dan &#13;
kestabilan titik ekuilibrium. Dari model ini juga dihasilkan empat buah titik &#13;
ekuilibrium, yakni satu titik ekuilibrium non endemik, dua titik ekuilibrium &#13;
endemik parsial, yaitu jika hanya salah satu virus yang muncul dan satu titik &#13;
ekuilibrium endemik simetrik. Faktor imunitas dan antibody pad a tubuh manusia &#13;
sangat berperan dalam penyebaran penyakit DBD. Hal ini didukung dengan &#13;
simulasi numerik untuk nilai parameter yang berbeda. &#13;
&#13;
Kala kunci : Demam Berdarah Dengue, model transmisi dengue, Basic &#13;
Reproduction Ratio (ERR) , Antibody Dependent Enhancement (ADE), titik &#13;
ekuilibrium endemik parsial, titik ekuilibrium endemik koeksistensi simetrik, &#13;
eksistensi dan kestabilan titik ekuilibrium. &#13;
&#13;
vii &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Anggriani, Nursanti</note>
 <subject authority="">
  <topic>Demam Berdarah Dengue, model transmisi dengue, Bas</topic>
 </subject>
 <classification>616.921 Ang m</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>616.921 Ang m/R.14.65</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001110100084</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14,65)</sublocation>
    <shelfLocator>616.921 Ang m/R.14.65</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13955</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:58:49</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-19 10:19:02</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>