Implementasi kebijakan konservasi hutan ditaman nasional Lindu Prov. Sulawesi tengah
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh konsep barn dalam bidang ilmu
administrasi, khususnya mengenai implementasi kebijakan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001110100104 634.9 Sof i/R.17.498 Perpustakaan Pusat (REF.17.498) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 634.9 Sof i/R.17.498Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2011 Deskripsi Fisik xv,;269,;hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 634.9 Sof iTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Sofyan, Imam -
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh konsep barn dalam bidang ilmu
administrasi, khususnya mengenai implementasi kebijakan konservasi hutan pada areal
Taman Nasional Lore Lindu Propinsi Sulawesi Tengah, Melalui pendekatan kualitatif, peneliti
sebagai instrumen penelitian mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menginterpretasikan,
dan menverifikasi data dan inforrnasi. Observasi partisipatoris dilakukan tatanan dengan
mengamati proses Implementasi Kebijakan Konservasi Hutan di TNLL yang menyangkut
aspek komponen Idealized Policy( Kebijakan yang ideal), Target Group (Kelompok
Sasaran), Implementing Organization (Organisasi Pelaksana), Enviromental Fakor (Faktor
Lingkungan). Data dan inforrnasi melalui observasi dan wawancara mendalam kepada
informan kunci. Kemudian validitas, reliabilitas data dan inforrnasi itu setelah melalui
proses triangulasi, diklarifikasi, dideskripsi, diekplanasi dan di verivikasi dengan teori-teori
kebijakan publik dan ilmu administrasi untuk merumuskan jawaban dari pertanyaan
penelitian .
. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan hutan di TNLL Propinsi
Sulewesi Tengah belum menunjukkan adanya pemahaman akan kebijakan yang berpihak
kepada masyarakat sekitar dan masyarakat dalam kawasan. Belum terlaksananya kebijakan
ideal pada areal hut an Taman Nasional Lore Lindu terlihat pada organisasi pelaksana Balai
Besar Taman Nasional Lore Lindu yang meliputi identifikasi, sosialisasi dan proses
penyusunan perencanaan dan program. Masyarakat kurang dilibatkan dalam perumusan
kebijakan Konservasi yang mengakibatkan masyarakat di sekitar dan dalam kawasan tidak
memiliki kesepahaman pihak Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu mengenai
implementasi kebijakan Konservasi hutan di Taman Nasional Lore Lindu
Pada tataran lingkungan terdapat kontradiksi bahwa hak dan tanggungjawab serta peran
serta masyarakat lokal diabaikan. Pemerintah lebih memperhatikan orientasi pembangunan pada
pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada eksploitasi sumber daya alam hutan besar-besaran
tanpa memperhatikan pengelolaanyang adil dan demokratis. Hak penduduk lokal dalam
pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam secara lestari dan berkelanjutan terabaikan,
sehingga masyarakat di sekitar dan dalam kawasan sebagai perrnbah hutan, peladang berpindah,
dan suku terasing,
Dengan demikian konsep barn yang dapat diangkat dari hasil penelitian ini adalah
sebagai berikut :. Berdasarkan hasil temuan di lapangan menunjukan bahwa implementasi
kebijakan konservasi hutan di TNLL, yang bisa diangkat dari hasil penelitian ini bahwa
Implementasi Kebijakan Konservasi Hutan di TNLL tidak hanya bergantung pada empat
komponen (kebijakan yang ideal, organisasi pelaksana, kelompok sasaran dan lingkungan)
saja, akan tetapi hams didukung oleh kearifan Lokal masyarakat, karena kearifan lokal
masyarakat juga akan menentukan keberhasilan implementasi kebijakan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






