<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13952">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi kebijakan konservasi hutan ditaman nasional Lindu Prov. Sulawesi tengah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sofyan, Imam</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xv,;269,;hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh konsep barn dalam bidang ilmu &#13;
administrasi, khususnya mengenai implementasi kebijakan konservasi hutan pada areal &#13;
Taman Nasional Lore Lindu Propinsi Sulawesi Tengah, Melalui pendekatan kualitatif, peneliti &#13;
sebagai instrumen penelitian mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menginterpretasikan, &#13;
dan menverifikasi data dan inforrnasi. Observasi partisipatoris dilakukan tatanan dengan &#13;
mengamati proses Implementasi Kebijakan Konservasi Hutan di TNLL yang menyangkut &#13;
aspek komponen Idealized Policy( Kebijakan yang ideal), Target Group (Kelompok &#13;
Sasaran), Implementing Organization (Organisasi Pelaksana), Enviromental Fakor (Faktor &#13;
Lingkungan). Data dan inforrnasi melalui observasi dan wawancara mendalam kepada &#13;
informan kunci. Kemudian validitas, reliabilitas data dan inforrnasi itu setelah melalui &#13;
proses triangulasi, diklarifikasi, dideskripsi, diekplanasi dan di verivikasi dengan teori-teori &#13;
kebijakan publik dan ilmu administrasi untuk merumuskan jawaban dari pertanyaan &#13;
penelitian . &#13;
&#13;
. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan hutan di TNLL Propinsi &#13;
Sulewesi Tengah belum menunjukkan adanya pemahaman akan kebijakan yang berpihak &#13;
kepada masyarakat sekitar dan masyarakat dalam kawasan. Belum terlaksananya kebijakan &#13;
ideal pada areal hut an Taman Nasional Lore Lindu terlihat pada organisasi pelaksana Balai &#13;
Besar Taman Nasional Lore Lindu yang meliputi identifikasi, sosialisasi dan proses &#13;
penyusunan perencanaan dan program. Masyarakat kurang dilibatkan dalam perumusan &#13;
kebijakan Konservasi yang mengakibatkan masyarakat di sekitar dan dalam kawasan tidak &#13;
memiliki kesepahaman pihak Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu mengenai &#13;
implementasi kebijakan Konservasi hutan di Taman Nasional Lore Lindu &#13;
&#13;
Pada tataran lingkungan terdapat kontradiksi bahwa hak dan tanggungjawab serta peran &#13;
serta masyarakat lokal diabaikan. Pemerintah lebih memperhatikan orientasi pembangunan pada &#13;
pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada eksploitasi sumber daya alam hutan besar-besaran &#13;
tanpa memperhatikan pengelolaanyang adil dan demokratis. Hak penduduk lokal dalam &#13;
pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam secara lestari dan berkelanjutan terabaikan, &#13;
sehingga masyarakat di sekitar dan dalam kawasan sebagai perrnbah hutan, peladang berpindah, &#13;
dan suku terasing, &#13;
&#13;
Dengan demikian konsep barn yang dapat diangkat dari hasil penelitian ini adalah &#13;
sebagai berikut :. Berdasarkan hasil temuan di lapangan menunjukan bahwa implementasi &#13;
kebijakan konservasi hutan di TNLL, yang bisa diangkat dari hasil penelitian ini bahwa &#13;
Implementasi Kebijakan Konservasi Hutan di TNLL tidak hanya bergantung pada empat &#13;
komponen (kebijakan yang ideal, organisasi pelaksana, kelompok sasaran dan lingkungan) &#13;
saja, akan tetapi hams didukung oleh kearifan Lokal masyarakat, karena kearifan lokal &#13;
masyarakat juga akan menentukan keberhasilan implementasi kebijakan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Sofyan, Imam</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pada tataran lingkungan terdapat kontradiksi bahwa</topic>
 </subject>
 <classification>634.9 Sof i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>634.9 Sof i/R.17.498</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001110100104</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.498)</sublocation>
    <shelfLocator>634.9 Sof i/R.17.498</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13952</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:58:49</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-25 08:51:30</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>