Peran fraksi etil asetat buah merah (pandanus conoideus LAM) tehadap induksi apoptosis (peningkatan caspase 3 da PARP) melaui jalur intrinsik ...
ABSTRAK
Kanker serviks merupakan masalah besar bidang kesehatan di Indonesia, disebabkan kebanyakan penderita datang sudah dalam stadium ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001100100058 618.14 Ach p/R.13.105 Perpustakaan Pusat (REF.13.105) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 618.14 Ach p/R.13.105Penerbit Program Pascasarjana Ilmu Kedokteran UNPAD : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik xxi,;161 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 618.14Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Achadiyani -
ABSTRAK
Kanker serviks merupakan masalah besar bidang kesehatan di Indonesia, disebabkan kebanyakan penderita datang sudah dalam stadium lanjut. Set kanker mempunyai kemampuan survival lebih tinggi daripada kematiannya (apoptosis). Apoptosis merupakan kematian sel yang terprogram. Apoptosis mempunyai dua jalur, yaitu intrinsik dan ekstrinsik. Terapi penyakit kanker pada dasarnya untuk mengeliminasi sel kanker melalui proses apoptosis atau melalui pengharnbatan siklus sel. Buah merah merupakan tumbuhan ash
Papua, di masyarakat dikenal sebagai obat antikanker. Tujuan penelitian ini untuk
memahami mekanisme kerja fraksi etil asetat buah merah dalam menginduksi apoptosis pada cervical cancer cell lines CaSki. Penelitian eksperimental lahoratorium dilakukan pada 30 sampel cervical cancer cell lines CaSki. Sampel dibagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol yang tidak diberi fraksi etil asetat huah merah dan kelompok uji yang diberi fraksi etii asetat buah merah sebanyak 3.3 mg/ml. Masing-masing kelompok diperiksa jumlah sel dengan rnengguriakan mikroskop. Protein apoptosis diperiksa dengan menggunakan Western blotting. Masing-masing diperiksa pada jam ke 0, jam ke 2, jam ke 8, jam ke 18, dan jam ke 24 setelah paparan fraksi etil asetat buah merah,. Data diuji secara statistik dengan repeated measurement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematian sel jam ke 2 (19.76%), jam ke 8 (40.86%), jam ke 18 (59.37%), dan jam ke 24 (77.16%), statistik menunjukan peruhahan terse but bermakna dengan p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






