<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13901">
 <titleInfo>
  <title>Isolasi dan identifikasi bakteri endosimbion selulolitik fiksasi nitrogen  dari tambelo...</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Runtuboi, Dirk</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii,;122 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ENDOSIMBION &#13;
SELULOLITIK FIKSASI NITROGEN DARI TAMBELO &#13;
(Teredinidae: Bactronophorus thorachites) &#13;
&#13;
DAN UJI AKTIVITAS ENZIMNY A &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Dirk Runtuboi &#13;
L3L. 04122 &#13;
&#13;
Tim Promotor: &#13;
&#13;
Prof. Dr. Hj. Jetty Nurhajati, Prof. Dr. H.E.M. Soekartadiredja &#13;
Dr. Pingkan Aditiawati, MS &#13;
&#13;
Indonesia merupakan negara yang kaya akan biodiversitas, terutama &#13;
keanekaragaman hewan, tumbuhan dan mikroba. Keanekaragaman mikroba jauh &#13;
lebih luas daripada keanekaan hewan dan tumbuhan. Propinsi Papua dikenal &#13;
memiliki keragaman hayati yang tinggi, namun informasi tentang keragaman &#13;
mikroba dari daerah ini belum banyak diteliti termasuk mikroba endosimbion &#13;
selulolitik. Mikroba selulolitik baik bakteri, fungi maupun aktinomicetes &#13;
merupakan contoh mikroba yang prospektif untuk perombakan material selulosa. &#13;
Bakteri selulolitik telah berhasil diisolasi dari berbagai lingkungan, seperti kolon &#13;
manusia, usus hewan, sedimen estuari, sedimen perairan tawar (Freshwater &#13;
sediments) dan vegetasi yang terdekomposisi. Beberapa penelitian terakhir juga &#13;
telah melaporkan potensi bakteri selulolitik yang diisolasi dari biota laut, salah &#13;
satunya adalah bakteri endosimbiotik yang diisolasi dari organisme shipworm &#13;
yaitu kerang dari phylum Mollusca, Famili Teredinidae. Penduduk lokal Papua &#13;
meneybutnya dengan nama Tambelo. Penelitian ini dilakukan pada pengamatan &#13;
Tambelo sebagai organisme host dan pengamatan bakteri endosimion selulolitik &#13;
fiksasi nitrogen yang akan diisolasi dan diidentifikasi, serta uji aktivitas enzim &#13;
endoglukanase dari bakteri tersebut. Penelitian mengenai bakteri tersebut &#13;
dilakukan dengan metode eksperimental laboratorik. Rancangan penelitian yang &#13;
digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan RAL pola Faktorial. &#13;
Data yang didapat dianalisis dengan analisis varian (ANAVA). Apabila terdapat &#13;
pengaruh yang berbeda nyata pada perlakuan maka dilanjutkan dengan uji Beda &#13;
Nyata Terkecil (BNT). Pada hasil penelitian ditemukan dua isolat yaitu isolat &#13;
D-091 dan D-092. Kedua isolat tersebut memiliki karakteristik yang mirip, baik &#13;
secara biokimia maupun secara molekuler. Hasil pensejajaran (Alignment) urutan &#13;
basa menunjukkan bahwa kedua isolat tersebut hanya memiliki 2 perbedaan &#13;
urutan basa, yaitu urutan ke 400 dan 401 pada isolat D-091 atau urutan 402 dan &#13;
403 pada isolat D-092. Hasil analisis filogeni menunjukkan bahwa kedua isolat &#13;
tersebut berada pada satu garis filogeni yang sama. Jika kedua isolat itu &#13;
dibandingkan dengan bakteri endosimbion fiksasi nitrogen Teredinibacer &#13;
turnerae dan beberapa genera bakteri lainnya pada data GenBank (NCBI), tampak &#13;
&#13;
bahwa terdapat percabangan pada pohon filogeni yang terbentuk:. Hal ini &#13;
menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan kedua isolat tersebut mernpakan &#13;
spesies barn yang berbeda dari Teredinibacter turnerae. Hasil pengujian aktivitas &#13;
enzim endoglukanase menunjukkan bahwa terdapat pengaruh konsentrasi &#13;
inokulum terhadap produksi enzim. Konsentrasi inokulum terbaik adalah pada &#13;
kosentrasi 5%. Dalam hubungannya dengan sumber karbon, hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa sumber karbon terbaik bagi bakteri endosimbion selulolitik &#13;
adalah sukrosa.</note>
 <note type="statement of responsibility">Runtuboi, Dirk</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kata Kuci : Bakteri Endosimbion selulolitik fiksas</topic>
 </subject>
 <classification>579.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>579.3 Run i/R.14.54</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001100100060</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.54)</sublocation>
    <shelfLocator>579.3 Run i/R.14.54</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13901</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:58:49</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-19 08:22:25</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>