Detail Cantuman

Image of Isolasi, optimisasi dan amobilisasi brevibacillus agri A-03 dari sumber air panas Sumatera Barat penghasil protease alkali dan keratinase termostabil serta aplikasinya

 

Isolasi, optimisasi dan amobilisasi brevibacillus agri A-03 dari sumber air panas Sumatera Barat penghasil protease alkali dan keratinase termostabil serta aplikasinya


ISOLASI, OPTIMISASI DAN AMOBILISASI

Brevibacillus agri A-03 DARI SUMBER AIR PANAS SUMATERA BARAT
PENGHASIL PROTEASE ALKALI ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001090100044572.765 981 3 Agu i/R.14.52Perpustakaan Pusat (REF.14.52)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    572.765 981 3 Agu i/R.14.52
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxii,;220 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    572.765 981 3 Agu i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ISOLASI, OPTIMISASI DAN AMOBILISASI

    Brevibacillus agri A-03 DARI SUMBER AIR PANAS SUMATERA BARAT
    PENGHASIL PROTEASE ALKALI DAN KERATINASE TERMOSTABIL
    SpRTA APLIKASINY A

    ABSTRAK

    Protease alkali dan keratinase merupakan kelompok protease yang mempunyai
    nilai penting dalam industri deterjen dan penyamakan kulit. Bacillus spp.
    termofilik dewasa ini sangat banyak digunakan sebagai sumber enzim yang tahan
    panas dan eksplorasi bakteri ini dari lingkungan ekstrim masih berlangsung
    sampai sekarang. Sumatera Barat sangat banyak memiliki sumber air panas yang
    berpotensi mengandung bakteri termofilik. Penelitian ini bertujuan untuk
    mengisolasi Bacillus spp. penghasil protease alkali dan keratinase yang bersifat
    termostabil dengan aktivitas yang tinggi sehingga dapat diaplikasikan sebagai
    aditif deterjen dan penghilangan bulu pada penyamakan kulit. Rancangan
    penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), RAL pola
    Faktorial dan uji t. Isolasi Bacillus spp. termofilik dari 6 lokasi sumber air panas
    Sumatera Barat dilakukan dengan menggunakan medium "Thermophilic
    Bacillus". Penapisan Bacillus sp. penghasil protease dan keratinase dilakukan
    dengan metode Banerjee dan Wawrzkiewicz. Pengukuran aktivitas protease
    ditentukan dengan metode Walker dan aktivitas keratinase ditentukan dengan
    metode Brandelli dan Riffel yang dimodifikasi. Kadar protein ditentukan dengan
    metode Lowry. Bacillus sp. dengan aktivitas enzim paling tinggi diidentifikasi
    secara uji biokimiawi konvensional dan dengan menggunakan kit API 50 serta
    biologi molekuler dengan sekuen 16S rRNA. Hasil penelitian, diperoleh 52 isolat
    Bacillus spp. termofilik penghasil protease dan keratinase dengan aktivitas
    spesifik enzim masing-masing antara 0,080-0,512 U/mg dan 0,022 - 0;271
    V/mg. Bacillus sp. A-03 dari sumber air panas Ambayan memiliki aktivitas
    spesifik enzim paling tinggi dengan aktivitas spesifik protease 0,512 U/mg dan
    aktivitas spesifik keratinase 0,271 U/mg. Hasil identifikasi, menunjukkan bahwa
    Bacillus sp. A-03 adalah Brevibacillus agri A-03 dengan variasi 3 basa yang
    berbeda dengan Brevibacillus agri lainnya. Sebelum optimisasi, protease
    dihasilkan maksimum pada jam ke 18 inkubasi dan keratinase dihasilkan
    maksimum pada jam ke 32. Setelah optimisasi protease alkali termostabil
    dihasilkan pada 14 jam inkubasi dan keratinase termostabil dihasilkan pada 22
    jam inkubasi. Protease alkali termostabil dan keratinase termostabil dari
    Brevibacillus agri A -03 bersifat induktif, dengan kasein 1 % dan keratin 1 %
    sebagai senyawa penginduksi. Kedua enzim optimum diproduksi pada kondisi pH

    VI

    medium 9,0; suhu inkubasi 55° C, inokulum 5% dengan menggunakan medium
    Johnvesly dan Naik yang dimodifikasi, glukosa 1% sebagai sumber karbon,
    kalium nitrat atau natrium nitrat dengan rasio CIN = 10 sebagai sumber nitrogen.
    Optimisasi meningkatkan produksi protease 9,18 kali dan keratinase 8,80 kali.
    Amobilisasi sel Bacillus agri A-03, mempercepat penghasilan enzim (protease
    dan keratinase dihasilkan pada jam ke 9 dan 18) dan meningkatkan produksi
    enzim masing-masing 2,1 dan 1,99 kali. Kondisi optimum kerja protease alkali
    termostabil dan keratinase termostabil : suhu optimum 60° C dan pH optimum 9,0.
    Enzim stabil pada suhu tinggi, pH alkali dan tergo long protease serin. Protease
    alkali termostabil dari Brevibacillus agri A-03 memiliki karakterisasi stabil
    terhadap surfaktan, sesuai dan stabil terhadap deterjen. Keratinase termostabil
    dari Brevibacillus agri A -03 menghilangkan bulu pada kulit sapi dengan
    sempurna selama 9 jam dan tidak merusak jaringan kolagen.

    Kala kunci: isolasi, optimisasi, amobilisasi, Brevibacillus agri A-03, protease
    alkali, keratinase, termostabil

    vu

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi