<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13827">
 <titleInfo>
  <title>Kemandirian alutsista tentara nasional Indonesia angkatan darat dari perspektif keamanan sektor militer :</title>
  <subTitle>studi kasus di PT. Pindad</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>I Nyoman Darmana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Sosial Dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii, 126 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sebagai Negara yang berdaulat dan memiliki sumber daya alam yang &#13;
melimpah, Indonesia tidak bisa lepas dari berbagai bentuk ancaman baik dari &#13;
aktor Negara maupun non Negara. Untuk itu Indonesia harus selalu siap &#13;
menghdapi setiap ancaman dan gangguan yang ada baik yang datangnya dari &#13;
dalam maupun dari luar negeri. Hal ini dapat dilakukan apabila kita memiliki &#13;
militer yang tangguh serta dilengkapi dengan alat persenjataan yang lengkap dan &#13;
canggih. Dengan militer yang tangguh akan membuat kita disegani baik oleh &#13;
kawan maupun lawan serta memiliki suara yang didengar pada perundingan­ &#13;
perundingan. Untuk itu, keamanan sektor militer masih perlu mendapat prioritas &#13;
mengingat kondisi geografis dan demografis Indonesia yang memerlukan &#13;
penjagaan oleh militer yang kuat. Agar militer kita kuat perlu didukung peralatan &#13;
persenjataan yang memadai serta menyesuaikan dengan perkembangan &#13;
persenjataan militer di dunia. Alat persenjataan tersebut hendaknya merupakan &#13;
hasil produksi dalam negeri sehingga menjarnin kerahasian dan tidak mudah &#13;
ditangkal oleh musuh. Produksi alat utama system senjata (alutsista) dilaksanakan &#13;
oleh industri-industri strategis nasional melalui program kemandirian alutsista. &#13;
Dengan adanya kemandirian ini tentunya akan menunjang tercapainya &#13;
kepentingan nasional bangsa kita. &#13;
&#13;
Untuk mencapai kemandirian alutsista, pemerintah telah mengeluarkan &#13;
kebijakan-kebijakan diantaranya dibentuknya badan kebijakan nasional industri &#13;
pertahanan yang disebut Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP). Tugas &#13;
KKIP ini adalah mengembangkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri, &#13;
baik alutsista maupun non alutsista. Disamping itu, diterbitkan pula Undang­ &#13;
undang Republik Indonesia No. 16 tahun 2012 Tentang Industri Pertahanan. &#13;
&#13;
Namun sampai saat ini kemandirian alutsista TNI AD masih jauh dari &#13;
harapan. Hal ini karena berbagai kendala, diantaranya belum optimalnya &#13;
implementasi kebijakan pemerintah terhadap industri pertahanan, terbatasnya &#13;
anggaran, kualitas SDM, sinergitas antara industri pertahanan kurang, birokrasi &#13;
rumit, tidak adanya kontrak jangka panjang serta industri pertahanan tidak &#13;
dilibatkan dalam kerja sama dengan luar negeri. Adapun solusi yang dapat &#13;
diambil untuk mencapai kemandirian alutsista TNI AD adalah dengan membentuk &#13;
holding BUMN strategis, industry pertahanan dilibatkan dalam perencanaan &#13;
strategis jangka panjang dan dalam kerjasama dengan luar negeri, penetapan &#13;
offset yang tinggi terhadap produk luar serta mewajibkan adanya alih teknologi &#13;
pada setiap alutsista produk impor. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">I Nyoman Darmana</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kemandirian, alutsista, keamanan, militer.</topic>
 </subject>
 <classification>335 Nyo k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>335 Nyo k/R.17.112.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">007665</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.112.1)</sublocation>
    <shelfLocator>335 Nyo k/R.17.112.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13827</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:45:10</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-18 10:11:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>