Multivariate normal based clustering Kabupaten / Kota di Jawa Timur berdasarkan indikator kesejahteraan
Provinsi Jawa Timur terdiri dari 38 kabupatenlkota. Pelaksanaan
pembangunan di Provinsi Jawa Timur selain berdampak pada meningkatnya
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007651 519.5 Emi m/R.14.27.1 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 519.5 Emi m/R.14.27.1Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik xii,;67 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 519.5 Emi mTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi 2017Subyek Info Detil Spesifik TesisPernyataan Tanggungjawab Emi Arifiliana -
Provinsi Jawa Timur terdiri dari 38 kabupatenlkota. Pelaksanaan
pembangunan di Provinsi Jawa Timur selain berdampak pada meningkatnya
kesejahteraan juga berdampak pada ketimpangan kesejahteraan antar
kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jawa Timur. Untuk mengurangi terjadinya
ketimpangan kesejahteraan antar kabupatenlkota di Provinsi Jawa Timur
dibentuklah suatu cluster untuk mengelompokkan kabupatenlkota di di Provinsi
Jawa Timur berdasarkan indikator kesejahteraan. Teknik cluster model based
clutering dipilih karena mempunyai feature yang dapat mengatasi masalah
overlapping. Penaksiran parameter menggunakan maksimum likelihood dengan
algoritma Expectation Maximitation (EM) dan pemilihan model terbaik
menggunakan Bayesian Information Criterion (BIC). Hasil dari penelitian dengan
menggunakan model based clustering menghasilkan 3 cluster berdasarkan
klasifikasi tingkat kesejahteraan. Cluster pertama terdiri dari 12 kabupatenlkota
dengan klasifikasi tingkat kesejahteraan rendah, cluster kedua terdiri dari 15
kabupaten/kota dengan klasifikasi tingkat kesejahteraan menengah, dan cluster
ketiga terdiri dari 11 kabupaten/kota dengan klasifikasi tingkat kesejahteraan tinggi.
Diharapkan dari hasil clustering ini dapat memberi masukkan kepada pemerintah
Provinsi Jawa Timur untuk lebih fokus kepada 12 kabupatenlkota dengan
klasifikasi tingkat kesejahteraan rendah, dimana fokus pada akses air bersih,buta
huruf, penolong persalinan pertama oleh dokter, kemiskinan,sanitasi dan rata-rata
lama sekolah.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






