Detail Cantuman

Image of Modalitas setsumsumei nodakara dan ndakara dalam kalimat subordinatif bahasa Jepang : kajian struktur dan makna

 

Modalitas setsumsumei nodakara dan ndakara dalam kalimat subordinatif bahasa Jepang : kajian struktur dan makna


Penelitian ini berjudul "Konjungtor Tokoro Sebagai Penanda Klausa
Adverbial Dalarn Bahasa Jepang", dengan tujuan penelitian untuk

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007637495.6 Bah mPerpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    495.6 Bah m
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini berjudul "Konjungtor Tokoro Sebagai Penanda Klausa
    Adverbial Dalarn Bahasa Jepang", dengan tujuan penelitian untuk
    mendeskripsikan struktur dan makna kalimat konjungtor tokoro sebagai penanda
    klausa adverbial dalarn kalimat bahasa Jepang. Metode penelitian yang digunakan
    adalah deskriptif, dengan metode simak dan teknik catat. Kesimpulan penelitian
    menunjukkan bahwa konjungtor tokoro sebagai penanda klausa adverbial di
    dalam kalimat dibagi dalam dua klausa yaitu klausa waktu (B~F~m~'(j jikansetsus
    dan klausa syarat (~1tf:Itri joukensetsu). Dalam klausa waktu terdapat makna
    hubungan waktu bersamaan dan makna hubungan waktu berurutan. Sedangkan
    dalam klausa syarat terdapat hubungan syarat dan hubungan konsesif. Saran
    dalam penelitian ini selain konjungtor tokoro sebagai penanda klausa adverbial
    masih banyak konjungtor lain dalam klausa adverbial yang perlu diteliti,
    diantaranya ato(de/ni), tame(ni), noni, nagara, mama(de), youni, hodo dan lain­
    lain.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi