Detail Cantuman

Image of Kontruksi makna profesi humas rumah sakit bagi petugas humas di rumah sakit : studi fenomelogi mengenai pemaknaan profesi humas rumah sakit oleh petugas humas di rumah sakit Jakarta dan Bandung

 

Kontruksi makna profesi humas rumah sakit bagi petugas humas di rumah sakit : studi fenomelogi mengenai pemaknaan profesi humas rumah sakit oleh petugas humas di rumah sakit Jakarta dan Bandung


KONSTRUKSI MAKNA PROFESI HUMAS RUMAH SAKIT BAGI
PETUGAS HUMAS RUMAH SAKIT

Studi Fenomenologi Mengenai Pemaknaan Profesi Humas ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007618659.2 Bai k/R.21.256Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    659.2 Bai k/R.21.256
    Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 300 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    659.2 Bai k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    2016
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Tesis
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KONSTRUKSI MAKNA PROFESI HUMAS RUMAH SAKIT BAGI
    PETUGAS HUMAS RUMAH SAKIT

    Studi Fenomenologi Mengenai Pemaknaan Profesi Humas Rumah Sakit
    Oleh Petugas Humas di Rumah Sakit Jakarta dan Bandung

    Profesi Humas rumah sakit masih tergolong baru, Sebagai institusi
    pelayanan kesehatan yang rentan terhadap paparan pemberitaan negatif, serta kian
    maraknya isu-isu kesehatan yang konfliktif di rumah sakit membuat petugas
    Humas senantiasa perlu memperbaharui diri dengan terus menggali potensi
    kehumasan yang dimilikinya. Namun kenyataannya, peran petugas Humas di
    rumah sakit selama ini masih dinilai belum optimal. Hal ini dapat disebabkan oleh
    sejumlah faktor, antara lain: faktor internal meliputi kurangnya kesadaran diri atas
    tanggungjawab yang dilimpabkan kepadanya, serta kurangnya pengalaman dalam
    membangun konsep kehumasan di rumah sakit. Ada pun faktor ekstemal
    mencakup pihak-pihak yang berperan dalam pergaulan sosial petugas Humas
    rumah sakit, khususnya pemahaman pimpinan rumah sakit yang sebagian besar
    masih memandang profesi Humas rumah sakit sebagai wujud formalitas, babkan
    mendiskriminasikan perannya dengan unit-unit pelayanan lainnya. Tujuan dari
    penelitian ini adalah untuk mengetahui makna profesi Humas rumah sakit bagi
    petugas Humas pada dua jenis rumah sakit yang berbeda, yakni rumah sakit
    pemerintah dan rumah sakit swasta.

    Teori tentang fenomenologi Edmund Husserl dan teori Konstruksi Sosial
    atas Realitas Peter L Berger dan Thomas Luckmann menjadi dasar referensi
    penelitian ini. Penelitian ini pun menggunakan metode kualitatif dengan
    pendekatan fenomenologi dan paradigma konstruktivis. Data diperoleh melalui
    wawancara mendalam, obeservasi partisipatif, studi literatur, arsip dan
    dokumentasi terhadap subjek penelitian yang dipilih seeara purposif.

    Hasil penelitian menunjukkan: Para petugas Humas rumah sakit
    memaknai profesi Humas rumah sakit melalui beberapa sudut pandang, antara
    lain: melalui definisi Humas, karakteristik pekerjaan Humas yang dilakukan
    petugas Humas rumah sakit, dan peneapaian Humas yang menjadi target utama
    petugas Humas rumah sakit. Melalui definisi Humas, ditemukan makna profesi
    Humas rumah sakit sebagai: hubungan komunikasi dengan masyarakat, corong
    informasi, dan wakil1embaga. Dari sudut pandang karakteristik pekerjaan Humas,
    petugas Humas rumah sakit memaknai profesi Humas rumah sakit, antara lain
    sebagai: praktek atau aktivitas mengelola informasi. fasilitator, dan penyedia
    informasi. Sementara dari sudut pandang pencapaian Humas, petugas Humas
    rumah sakit memaknai profesi Humas rumah sakit sebagai upaya untuk meraih
    eitra yang baik di mata masyarakat. Ada pun perbedaan istilah yang digunakan
    petugas Humas rumah sakit dalam mewakili kedudukannya di rumah sakit, antara
    lain: Kepala Bidang HPP (Kehumasan, Pemasaran dan Pengembangan), Manajer
    Marketing dan CR (Customer Relations), Public Relations Manager, Kepala Sub.
    Bagian Program dan Kehumasan, Kepala Sub. Bagian Umum dan Perlengkapan,
    Kepala Bagian Pemasaran, Kepala Bidang Humas dan Protokol, dan Kepala
    Marketing & Humas (Marketing & Communication).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi