<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13787">
 <titleInfo>
  <title>Kontruksi makna profesi humas rumah sakit bagi petugas humas di rumah sakit :</title>
  <subTitle>studi fenomelogi mengenai pemaknaan profesi humas rumah sakit oleh petugas humas di rumah sakit Jakarta dan Bandung</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Baiq Vira Safitri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii, 300 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>KONSTRUKSI MAKNA PROFESI HUMAS RUMAH SAKIT BAGI &#13;
PETUGAS HUMAS RUMAH SAKIT &#13;
&#13;
Studi Fenomenologi Mengenai Pemaknaan Profesi Humas Rumah Sakit &#13;
Oleh Petugas Humas di Rumah Sakit Jakarta dan Bandung &#13;
&#13;
Profesi Humas rumah sakit masih tergolong baru, Sebagai institusi &#13;
pelayanan kesehatan yang rentan terhadap paparan pemberitaan negatif, serta kian &#13;
maraknya isu-isu kesehatan yang konfliktif di rumah sakit membuat petugas &#13;
Humas senantiasa perlu memperbaharui diri dengan terus menggali potensi &#13;
kehumasan yang dimilikinya. Namun kenyataannya, peran petugas Humas di &#13;
rumah sakit selama ini masih dinilai belum optimal. Hal ini dapat disebabkan oleh &#13;
sejumlah faktor, antara lain: faktor internal meliputi kurangnya kesadaran diri atas &#13;
tanggungjawab yang dilimpabkan kepadanya, serta kurangnya pengalaman dalam &#13;
membangun konsep kehumasan di rumah sakit. Ada pun faktor ekstemal &#13;
mencakup pihak-pihak yang berperan dalam pergaulan sosial petugas Humas &#13;
rumah sakit, khususnya pemahaman pimpinan rumah sakit yang sebagian besar &#13;
masih memandang profesi Humas rumah sakit sebagai wujud formalitas, babkan &#13;
mendiskriminasikan perannya dengan unit-unit pelayanan lainnya. Tujuan dari &#13;
penelitian ini adalah untuk mengetahui makna profesi Humas rumah sakit bagi &#13;
petugas Humas pada dua jenis rumah sakit yang berbeda, yakni rumah sakit &#13;
pemerintah dan rumah sakit swasta. &#13;
&#13;
Teori tentang fenomenologi Edmund Husserl dan teori Konstruksi Sosial &#13;
atas Realitas Peter L Berger dan Thomas Luckmann menjadi dasar referensi &#13;
penelitian ini. Penelitian ini pun menggunakan metode kualitatif dengan &#13;
pendekatan fenomenologi dan paradigma konstruktivis. Data diperoleh melalui &#13;
wawancara mendalam, obeservasi partisipatif, studi literatur, arsip dan &#13;
dokumentasi terhadap subjek penelitian yang dipilih seeara purposif. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan: Para petugas Humas rumah sakit &#13;
memaknai profesi Humas rumah sakit melalui beberapa sudut pandang, antara &#13;
lain: melalui definisi Humas, karakteristik pekerjaan Humas yang dilakukan &#13;
petugas Humas rumah sakit, dan peneapaian Humas yang menjadi target utama &#13;
petugas Humas rumah sakit. Melalui definisi Humas, ditemukan makna profesi &#13;
Humas rumah sakit sebagai: hubungan komunikasi dengan masyarakat, corong &#13;
informasi, dan wakil1embaga. Dari sudut pandang karakteristik pekerjaan Humas, &#13;
petugas Humas rumah sakit memaknai profesi Humas rumah sakit, antara lain &#13;
sebagai: praktek atau aktivitas mengelola informasi. fasilitator, dan penyedia &#13;
informasi. Sementara dari sudut pandang pencapaian Humas, petugas Humas &#13;
rumah sakit memaknai profesi Humas rumah sakit sebagai upaya untuk meraih &#13;
eitra yang baik di mata masyarakat. Ada pun perbedaan istilah yang digunakan &#13;
petugas Humas rumah sakit dalam mewakili kedudukannya di rumah sakit, antara &#13;
lain: Kepala Bidang HPP (Kehumasan, Pemasaran dan Pengembangan), Manajer &#13;
Marketing dan CR (Customer Relations), Public Relations Manager, Kepala Sub. &#13;
Bagian Program dan Kehumasan, Kepala Sub. Bagian Umum dan Perlengkapan, &#13;
Kepala Bagian Pemasaran, Kepala Bidang Humas dan Protokol, dan Kepala &#13;
Marketing &amp; Humas (Marketing &amp; Communication). &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Baiq vira Safitri</note>
 <subject authority="">
  <topic>Teori tentang fenomenologi Edmund Husserl dan teor</topic>
 </subject>
 <classification>659.2 Bai k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>659.2 Bai k/R.21.256</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007618</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>659.2 Bai k/R.21.256</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13787</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:45:10</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-05 09:41:38</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>