<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13764">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh relaksasi benson terhadap fatigue pada pasien hemodialisis di RS Dustira Cimahi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NOVI MALISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xix, 94hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fatigue merupakan keluhan tertinggi yang dirasakan pasien HD &#13;
menyebabkan konsentrasi menurun, malaise, gangguan tidur, gangguan &#13;
emosional, penurunan kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas sehari hari &#13;
dan berdampak negatif terhadap kualitas hidup. Intervensi keperawatan yang &#13;
dapat dilakukan oleh pasien secara mandiri, aman, tanpa efeksamping dan tidak &#13;
memerlukan biaya menjadi penting untuk menurunkan fatigue. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui pengaruh Relaksasi Benson terhadap fatigue pasien &#13;
HO di RS. Oustira Cimahi. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimental dengan &#13;
pendekatan two groups pretest and posttest design. Sebanyak 50 pasien dipilih &#13;
sebagai responden yang terbagi dalam dua kelompok menggunakan consecutive &#13;
sampling dimana responden pada kelompok kontrol diambil dari responden &#13;
dengan jadwal HD hari senin dan kamis sedangkan responden kelompok &#13;
intervensi diambil dari responden dengan jadwal HD selasa dan jumat. Data &#13;
dianalisis menggunakan uji statistik analisis univariat (berupa distribusi frekuensi, &#13;
persentase dan mean dari setiap variabel) dan analisis bivariat (paired t test, &#13;
independent t test, repeated anova dan post hoc). &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata skor &#13;
fatigue antara skor sebelum dan sesudah dilakukan intervensi Relaksasi Benson &#13;
pada kelompok intervensi (pretest 27,16±3,325 dan posttest 28,76±3,728) yang &#13;
memmjukan rerata skor posttest lebih tinggi, artinya terjadi perbaikan skor fatigue &#13;
setelah intervensi. Pada kelompok kontrol juga terjadi peningkatan skor fatigue &#13;
(pretest 28,16±2,609 dan posttest 28,36±3,040) yang memmjukan adanya &#13;
perbaikan skor fatigue setelah intervensi namun peningkatan ini tidak signifikan &#13;
secara statistik dilihat dari nilai p = 0,446 pada rerata skor fatigue sebelum (28,16) &#13;
dan setelah intervensi (28,36) di kelompok kontrol. Berbeda dengan nilai p rerata &#13;
skor fatigue sebelum (27,16) dan setelah intervensi (28,76) pada kelompok &#13;
intervensi yaitu p= 0,000 yang menunjukan signifikansi perbedaan rerata skor &#13;
fatigue sebelum dan setelah intervensi Relaksasi Benson pada kelompok &#13;
intervensi. Terdapat perbedaan bermakna selisih skor fatigue kelompok intervensi &#13;
dengan kelompok kontrol (p = 0,000). Perbaikan levelfatigueterlihat setelah lima &#13;
kali melakukan Relaksasi Benson secara rutin pada dua jam pertama intradialisis &#13;
(p = 0,000). &#13;
&#13;
Secara umum hasil penelitian ini menemukan ada pengaruh Relaksasi &#13;
Benson terhadap tingkatfatigue pasien HD dengan perubahan skorfatigue setelah &#13;
perlakuan kelima. Relaksasi Benson terbukti aman, tanpa efek samping, tidak &#13;
membutuhkan biaya dan mudah dilakukan. Disarankan kepada pasien HD agar &#13;
melaksanakan Relaksasi Benson pada 2 jam pertama intradialisis secara rutin &#13;
(minimallima kali pelaksanaan) untuk mengurangi keluhanfatigue post HD. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Novi Malisa</note>
 <subject authority="">
  <topic>Fatigue, Hemodialisis, Relaksasi Benson</topic>
 </subject>
 <classification>610.73 Nov p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 Nov p/R.22.159</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007591</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 Nov p/R.22.159</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13764</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:45:10</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-05 10:54:16</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>