Detail Cantuman

Image of Hubungan Antara Basic Conditioning Factors Dengan Self Care Pasien Tuberkulosis (TB) Yang Sedang Menjalani Pengobatan Di Poli Dots RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

 

Hubungan Antara Basic Conditioning Factors Dengan Self Care Pasien Tuberkulosis (TB) Yang Sedang Menjalani Pengobatan Di Poli Dots RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung


Tuberkulosis (fB) merupakan penyakit menular yang memerlukan waktu
pengobatan yang sangat lama. sehingga kemampuan pasien dalam mengelola

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007556610.73 Rit h/R.22.196Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Rit h/R.22.196
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 65 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Rit h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    2016
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Tesis
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tuberkulosis (fB) merupakan penyakit menular yang memerlukan waktu
    pengobatan yang sangat lama. sehingga kemampuan pasien dalam mengelola
    pemenuhan kebutuhan self care merupakan kunci penting dalam pengobatan,
    meningkatkan kesehatan, mencegah terjadinya resistensi obat dan penularan.
    Kemampuan pasien tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan ekstemal yang
    disebut Basic Conditioning Factors. Dengan demikian menjadi penting untuk
    mengindentifikasi faktor dominan dari Basic Conditioning Factors yang
    berhubungan dengan Self Care pasien TB yang sedang menjalani pengobatan di
    Poli DOTS RSHS Bandung.

    Penelitian kuantitatif dengan disain analitik korelasional dan pendekatan
    cross sectional ini dilakukan selama bulan Desember 2015 dengan melibatkan
    110 responden pasien TB yang diambil dengan menggunakan consecutive
    sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen Basic Conditioning
    Factors dan ESCA (Exercise Self Care Agency) yang telah dilakukan uji validitas
    dan reabilitas. Data dianalisis dengan uji univariat, uji Chi-Square, Fisher Exact
    don Regresi Logistik:

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa Iebih dari 50% responden
    mempunyai tingkat self care yang kurang baik (69 responden). Terdapat
    hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dan bekerja dengan self care
    (P
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi