Penggunaan Screen printed Carbon Electrode (SPCE) Untuk Mendeteksi Mycobacterium tuberculosis tanpa Indikator
Mycobacterium tuberculosis merupakan salah satu penyakit penyebab
kematian terbesar didunia setelah HIV. Oleh karena itu, diagnosis secara ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007412 543 Yoh p/R.14.151 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 543 Yoh p/R.14.151Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xix,; 72 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 543 Yoh pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi 2015Subyek Info Detil Spesifik TesisPernyataan Tanggungjawab Yohan -
Mycobacterium tuberculosis merupakan salah satu penyakit penyebab
kematian terbesar didunia setelah HIV. Oleh karena itu, diagnosis secara langsung,
sederhana, sensitif, dan spesifik dapat membantu untuk mengisolasi pasien dan
mengontrol penyakit tersebut. Metode voltarnmetri dengan penggunaan screen
printed carbon electrode (SPCE) untuk mendeteksi urutan oligonukleotida
merupakan teknik analisis yang banyak digunakan pada perkembangan teknologi
akhir-akhir ini. SPCE yang dilengkapi dengan elektrode karbon sebagai elektrode
kerja dan pembantu dan elektrode referensi AgI AgCI menjadi alat yang sangat
efisien untuk analisis rnikro. M tuberculosis daerah Rv0508 dengan strain H37Rv
dideteksi berdasarkan teknik hibridisasi melalui adsorpsi probe komplementer ke
permukaan elektrode kemudian dilakukan pengkuran dengan metode voltarnmetri
pulsa diferensial. Respon hibridisasi berdasarkan sinyal guanin ditemukan pada
potensial + 1,3 V. Voltarnmogram menunjukkan korelasi linear antara arus puncak
dengan rentang korelasi 0-25 ug/ml. (Y = 0,0423x) dengan LOD dan LOQ yaitu
4,5674 dan 15,2245 ug/ml, dengan presisi dan akurasi sebesar 98,34 % dan
99,29%.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






