Detail Cantuman

Image of Biaya Kepaniteraan Klinik Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNSWAGATI Dengan Activity Based Costing : Studi Kasus Di Rumah Sakit Umum Daerah Waled

 

Biaya Kepaniteraan Klinik Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNSWAGATI Dengan Activity Based Costing : Studi Kasus Di Rumah Sakit Umum Daerah Waled


Penambahan fungsi rumah sakit dari pelayanan menjadi fungsi pelayanan
dan pendidikan menimbulkan penyesuaian, baik bagi institusi pelayanan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007409362.106 Tia b/R.12.108Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    362.106 Tia b/R.12.108
    Penerbit Program Magister Manajemen Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    v, 91 hlm. Ilus ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    362.106
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    2015
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Tesis
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penambahan fungsi rumah sakit dari pelayanan menjadi fungsi pelayanan
    dan pendidikan menimbulkan penyesuaian, baik bagi institusi pelayanan maupun
    institusi pendidikan diantaranya biaya yang dikeluarkan oleh kedua belah pihak
    berkaitan dengan aktivitas kepaniteraan klinik. Tujuan penelitian ini adalah untuk
    mengidentifikasi: 1) biaya langsung dan biaya tidak langsung dari kepaniteraan
    klinik mahasiswa Fakultas Kedokteran Unswagati di RSUD Waled, dan 2)
    mengetahui besaran biaya Kepaniteraan Klinik Fakultas Kedokteran Unswagati di
    RSUD Waled dengan menggunakan metode Activity Based Costing (ABC).

    Penelitian ini menggunakan pendekatan ilmu Manajemen Keuangan
    khususnya di Rumah Sakit yang di fokuskan pada perhitungan aktivitas
    kepaniteraan klinik di rumah sakit pendidikan. Jenis penelitian ini adalah studi
    deskriptif Penelitian ini dilakukan di Bagian Bedah dan Bagian Penyakit DaJam
    RSUD Waled meliputi populasi sebesar 12 mahasiswa kepaniteraan klinik FK
    Unswagati di RSUD Waled secara sensus.' Data diperoleh dari kuesioner,
    observasi langsung, data sekunder dan wawancara. Analisis data dilakukan
    dengan statistik deskriptif menggunakan Excel dan pengolahan data non
    parametrik.

    Hasil penelitian menunjukan besaran keseluruhan biaya yang dibutuhkan
    untuk kepaniteraan klinik Bagian Bedah lebih besar 115,42% dari tarif yang
    ditetapkan, sedangkan untuk Bagian Penyakit Dalam lebih besar 40,3% dari tariff
    kepaniteraan klinik FK Unswagati di RSUD Waled. Biaya langsung dan tidak
    langsung untuk masing-masing Bagian Bedah dan Bagian Penyakit Dalam
    bervariasi, biaya langsung sebesar 90,98% dan biaya tidak langsung sebesar
    9,02% dari total biaya untuk Bagian Bedah dan biaya langsung sebesar 86,46%
    dan biaya tidak langsung sebesar 13,54% dari total biaya untuk Bagian Penyakit
    Dalam. Peneliti menyimpulkan bahwa terdapat selisih antara yang dibutuhkan
    dengan yang dibayarkan. Dengan demikian peneliti menyarankan berbagai
    penyesuaian berkaitan dengan biaya keseluruhan kepaniteraan klinik per
    mahasiswa/hari, yang digambarkan dalam dokumen kerjasama. Hal ini
    berimplikasi terhadap bahan pertimbangan bagi AIPKI, rumah sakit, dan Fakultas
    Kedokteran.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi