<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13513">
 <titleInfo>
  <title>Efektivitas Relapse Prevention therapy Terahadap Peningkatan Self Efficacy Dalam Menghadapi Situasi Resiko Tinggi Pemicu Relapse Pada pasien Terapi Metadon</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>EKA OKTAVIA BUDININGSIH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xix, 248 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>EFEKTIVITAS RELAPSE PREVENTION THERAPY TERHADAP &#13;
PENINGKATAN SELF EFFICACY DALAM MENGHADAPI SITUASI &#13;
RESIKO TINGGI PEMICU RELAPSE P ADA PASIEN TERAPI &#13;
METADON &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Relapse Prevention Therapy &#13;
untuk meningkatkan self-efficacy dalam menghadapi situasi resiko tinggi pemicu &#13;
relapse pada pasien metadon. Self-efficacy merupakan salah satu faktor kognitif &#13;
yang termasuk dalam faktor yang mempengaruhi kerentanan individu terhadap &#13;
relapse. Relapse Prevention Therapy (RPT) merupakan terapi yang &#13;
dikembangkan oleh Marlatt pada tahun 1985. Teori yang berdasar dari &#13;
pengembangan pendekatan behavioristik yaitu cognitive behaviour therapy. &#13;
Terapi ini dibuat untuk mencegah relapse pada area perilaku adiksi dan fokus &#13;
pada masalah yang penting dari membantu pecandu mengubah perilakunya untuk &#13;
membantu perkembangan yang telah dibuat pecandu dalam proses perawatan atau &#13;
perubahan diri. Sehingga, masalah yang dapat dirurnuskan pada penelitian ini &#13;
adalah &quot;apakah pemberian relapse prevention therapy dapat secara efektif &#13;
meningkatkan self-efficacy dalam menghadapi situasi resiko tinggi pemicu relapse &#13;
pada pasien terapi metadon ?&quot;. Rancangan dalam penelitian ini adalah &#13;
eksperirnental semu, dengan melibatkan empat partisipan yang diperoleh melalui &#13;
teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan menggunakan metode &#13;
wawancara, observasi, dan kuesioner. Kuesioner yang digunakan adalah Drugs &#13;
Taking Confidence Questionnaire (Drugs Version). RPT diberikan dalam tujuh &#13;
sesi. Pengukuran dilakukan sebanyak lima kali yaitu sebelum intervensi, tiga kali &#13;
masing-masing satu kali di setiap rninggu ketika intervensi diberikan dan setelah &#13;
intervensi selesai dilakukan. Content analysis digunakan untuk pengukuran data &#13;
kualitatif. Sedangkan data kuantitatif, dianalisis menggunakan teknik uji hipotesis, &#13;
analisis jalur konfirmatori, dan analisa deskriptif. Walaupun secara statistik RPT &#13;
tidak secara efektif meningkatkan self-efficacy. Hasil penelitian lebih lanjut &#13;
menunjukan bahwa RPT dapat memberikan perubahan perilaku pada partisipan &#13;
dengan menampilkan coping yang efektif dalam menghadapi situasi resiko tinggi &#13;
pemicu lapse dengan tidak lagi menggunakan narkoba. Sesi yang paling efektif &#13;
pada penelitian ini adalah sesi keempat dan kelima dengan materi membantu &#13;
partisipan dalam mengelola emosi negatif dan materi membantu partisipan &#13;
mengenali dan mengelola craving dan &quot;cue&quot; yang mendahului craving. Insight &#13;
yang didapat ditunjukan melalui mampunya partisipan mengkaitkan dengan &#13;
pengalamannya. Sedangkan terapi yang tidak efektif terdapat pada se si keenam &#13;
dengan materi mengenali dan mengelola pola kesalahan kognisi terkait dengan &#13;
menggunakan narkoba. Sesi ini menjadi tidak efektif karena kesulitan dalam &#13;
memahami materi yang diberikan dan tidak tercapainya tujuan yang diharapkan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Eka oktavia Budiningsih</note>
 <subject authority="">
  <topic>self-efficacy, Relapse Prevention Therapy, narkoba</topic>
 </subject>
 <classification>615.851 2 Eka e</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>615.851 2 Eka e/R.19.246</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007228</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>615.851 2 Eka e/R.19.246</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13513</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:41</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-04 13:38:20</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>