<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13486">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN OTONOMI KHUSUS DALAM BIDANG &#13;
PENDIDlKANFORMAL PADASEKOLAH SLTADANSMKDI &#13;
KABUPATEN TAMBRAUW PROVINSI PAPUA BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SRIYANTI SEREKAM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Sosial Dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvii,;127hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Implementasi adalah sebuah kegiatan atau program yang tertuang dalam &#13;
sebuah kebijakan ,kebijakan adalah sebuah tindakan untuk mencapai tujuan-tujuan &#13;
yang telah di tetapkan dalam suatu keputusan .Kebijakan otonomi khusus ( &#13;
asymetric dicentralization) merupakan respon dan jawaban terhadap tuntutan &#13;
masyarakat untuk menginginkan perhatian serta perlakuan yang lebih bermartabat &#13;
bagi semua masyarakat Papua . &#13;
&#13;
Implementasi kebijakan Otonomi Khusus dalam bidang pendidikan di &#13;
tingkat Sekolah Menengah dan Kejuruan adalah : peningkatan Mutu Pendidikan, &#13;
pemberian perluasan masyarakatmemperoleh pendidikan dalam hal pemeberian &#13;
bea siswa ,dan pembebasan biaya masuk sekolah,penyedian sarana dan prasarana &#13;
belajar,serta peningkatan mutu tenaga pengajar. &#13;
&#13;
Tujuan penelitian adalah bertujuan untuk menjelaskan dan mengkaji proses &#13;
implementasi kebijakan di bidang pendidikan formal pada (SL T AfSMK) bagi &#13;
masyarakat Kabupaten Tambrauw yang dilaksanakan sesuai Undang-undang &#13;
No.20 tahun 2003 ten tang sistem pendidikan nasional, Undang-Undang otsus &#13;
nomor .56. pasal 1-6 yang mengatur khusus dalam bidang Pendidikan bahwa &#13;
Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat Bertanggung jawab atas Pendidikan &#13;
Di tanah Papua serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun &#13;
2012-2017. &#13;
&#13;
Theori yang digunakan dalam Menganalisis penelitian ini adalah Theori &#13;
Implementasi Kebijakan Menurut Grindle .(1980),ada dua kelompok faktor yang &#13;
mempengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan yaitu variabel konteks &#13;
kebijakan dan konten kebijakan .Faktor isi sangat berkaitan dengan kepentingan &#13;
,tujuan yang hendak di capai,surnber-surnber yang tersedia dan variabel konteks &#13;
berkaitan dengan lingkungan kebijakan .Dalam Penelitian ini penulis &#13;
mengunakan penelitian deskriptif kualitatif, banyak nya informan adalah 8 orang, &#13;
teknik analisis data deskriptifkualitatif. &#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis &quot;Implementasi Kebijakan &#13;
Otonomi daerah dalam Bidang Pendidikan Formal pada sekolah Menengah &#13;
Umum Dan Kejuruan ( SMAfSMK ) di Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua &#13;
Barat adalah belurn berjalan sesuai dengan konten kebijakan yakni belurn ada &#13;
regulasi Peraturan Daerah yang secara Khusus mengatur Khusus tentang Bidang &#13;
Pendidikan dan konteks kebijakan yaitu lingkungan kebijakan yaitu Keadaan &#13;
geografis yang sulit sehingga menghambat proses pelaksanaan kebijakan. &#13;
&#13;
Dengan demikian hasil penelitian ini memperkuat Theori Grindlle maka &#13;
Konsep baru yang dapat di kemukakan dari hasil penelitian adalah bahwa untuk &#13;
meningkatkan pelaksanaan pendidikan di bidang pendidikan Menegah yang &#13;
sejalan dengan Tingkat perubahan yang di inginkan yakni pengembangan sarana &#13;
prasarana dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang tentram apabila &#13;
sistem pendidikan nya di bangun berpola asrama serta peningkatan kurikulum.</note>
 <note type="statement of responsibility">Sriyanti Serekam</note>
 <subject authority="">
  <topic>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN OTONOMI KHUSUS DALAM BIDANG</topic>
 </subject>
 <classification>351</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>351 Sri i/R.17.156</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007183</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>351 Sri i/R.17.156</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13486</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:41</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-04 11:00:37</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>