Terpenoid Dan Steroid Dari Ekstrak Kulit Batang Aglaia Glabrata serta Aktivitas Sitotoksiknya terhadap Sel Murin Leukimia P-388
Aglaia merupakan salah satu genus dari famili Meliaceae yang mempunyai
spesies terbanyak dan diantaranya tumbuh di Indonesia, telah diteliti ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007178 547 GHI T/R.14.166 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 547 GHI T/R.14.166Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik xiv,;85 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 547Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi 2016Subyek Info Detil Spesifik TesisPernyataan Tanggungjawab Ghina Siti Nurhayati -
Aglaia merupakan salah satu genus dari famili Meliaceae yang mempunyai
spesies terbanyak dan diantaranya tumbuh di Indonesia, telah diteliti mengandung
senyawa terpenoid dan steroid yang mempunyai aktivitas sitotoksik terhadap sel
kanker manusia seperti sel murin leukemia P-388. Dalam penelitian
berkelanjutan, kami mencari senyawa terpenoid dan steroid dari tumbuhan Aglaia
Indonesia, yaitu Aglaia glabrata. Ekstrak etil asetat dan metanol dari kulit batang
A.glabrata menunjukkan aktivitas sitotoksik terhadap sel murin leukemia P-388
dengan nilai IC50 35 dan 40 J..I.g/mL. Ekstrak etil asetat dan metanol dipisahkan dan
dimurnikan dengan berbagai teknik kromatografi dipandu dengan analisis KLT,
strulctur isolat yang diperoleh ditentukan secara spektrostopi, meiiputi IR, ID dan
2D NMR serta MS. Semua isolat dievaluasi aktivitas sitotoksiknya terhadap sel
murin leukemia P-388. Hasil dari penelitian ini didapatkan satu senyawa
terpenoid dan dua senyawa steroid yaitu: stigmast-5( 6)-en-3,B-ol (1), eudesm-
4(15)-en-la,6fJ-diol (2) dan kholest-18(19)-en-3a,16fJ-diol (3) dengan masing
masing IC50 sebesar 14,58; 12,30 dan 37,65 ug/ml..
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






