Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Ekstraksi, Fraksinasi dan Isolasi Isoflavon Biji Kacang Hiris (Cajanus cajan (L.) Millsp.).


Telah dilakukan penelitian ekstraksi, fraksinasi dengan pelarut etil asetat, natrium hidroksida, asam hidroklorida, dietil eter, dan isolasi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021031000110Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1403
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1403
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan penelitian ekstraksi, fraksinasi dengan pelarut etil asetat, natrium hidroksida, asam hidroklorida, dietil eter, dan isolasi isoflavon biji kacang hiris [Cajanus cajan (L.) Millsp.]. Analisis pendahuluan terhadap ekstrak etanol 70% menunjukkan adanya senyawa flavonoid. Dari fraksi eter, diperoleh tiga senyawa yang diperkirakan sebagai isoflavon. Pemurnian senyawa dilakukan dengan cara kristalisasi. Senyawa pertama diperoleh sebagai kristal jarum berwarna coklat kekuningan seberat 3,2 mg. Senyawa kedua berupa kristal berbentuk pedang berwarna putih seberat 1,9 mg, sedangkan senyawa ketiga berupa fraksi.
    Pengukuran spektrum serapan ultra violet masing-masing senyawa menunjukkan spektrum yang khas. Senyawa pertama menunjukkan serapan maksimum dalam metanol pada panjang gelombang 262 nm dan 328 nm, senyawa kedua menunjukkan serapan maksimum dalam kloroform : metanol : asam asetat glasial (200:1:1) pada panjang gelombang 241 nm dan 340 nm, dan senyawa ketiga menunjukkan serapan maksimum dalam metanol pada panjang gelombang 266 nm dan 326 nm.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi