Detail Cantuman

Image of kualitas hidup pasien pasca bedah pintas arteri koroner (BPAK) di RSUD Dr Hasan Sadikin Bandung

 

kualitas hidup pasien pasca bedah pintas arteri koroner (BPAK) di RSUD Dr Hasan Sadikin Bandung


Pasien pasca Bedah Pintas Arteri Koroner (BP AK) mengalami perubahan
dalam ha! bio psiko sosio spiritual yang dapat memengaruhi kualitas ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700121610.73 Ros k.R.22.201Perpustakaan Pusat (REF.201)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Ros k.R.22.201
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi, 86 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Ros k.R.22.201
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pasien pasca Bedah Pintas Arteri Koroner (BP AK) mengalami perubahan
    dalam ha! bio psiko sosio spiritual yang dapat memengaruhi kualitas hidup.
    Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas hidup selama ini masih
    umum dan mengacu pada budaya dan pelayanan kesehatan di luar negeri, padahal
    kualitas hidup dipengaruhi oleh budaya setempat sehingga peneliti tertarik
    melakukan penelitian kualitatif untuk mengeksplor kualitas hidup pasien pasca
    BP AK di RSVP Dr. Hasan Sadikin Bandung.

    Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan
    jumlah partisipan sebanyak 6 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan eara
    wawancara semi terstruktur yang mengacu pada intrumen Short Form 36. Analisa
    data menggunakan content analysis

    Semua partisipan mengungkapkan kualitas hidupnya baik. Secara fisik,
    partisipan masih mengeluh nyeri di bekas luka operasi seperti kesemutan dan baal,
    tetapi tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-harinya. Namun demikian
    partisipan masih memiliki kemampuan sehingga bisa berjalan kaki hingga
    beberapa kilometer, bersepeda, angkat barbel dan mengendarai kendaraan
    bennotor, berbeda sebelum mereka melakukan BP AK. Secara emosional semua
    partisipan mengungkapkan rasa bahagia karena sudah terbebas dari penyakitnya,
    walaupun tidak sembuh secara total tetapi semua partisipan menerima keadaan
    dirinya. Setelah dilakukan tindakan BP AK. beberapa partisipan ada yang merasa
    bosan karena dengan kondisinya saat ini tidak bisa mencari nafkah lagi, ada juga
    yang mengungkapkan emosinya menjadi tidak stabil, selain itu takut terjadi
    serangan ulang, yang menyebabkan semua partisipan mengubah gaya hidupnya
    menjadi lebih baik seperti menghindari makanan yang berkolesterol, berhenti
    merokok dan rajin berolahraga. Spiritualitas memiIiki peran yang sangat penting
    bagi partisipan dan menjadi hal yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka
    pasca BP AK. Bentuk spiritualitas yang ditemukan pada penelitian ini adalah
    dukungan keluarga dan juga orang sekitar terhadap partisipan, partisipan merasa
    Iebih dekat dengan Tuhan dan lebih mensyukuri itu.

    Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa menurut
    partisipan bahwa kualitas hidup itu adaIah sehat. T erdapat aspek baru yang
    didapatkan dari hasil penelitian ini yaitu pentingnya spiritualitas dalam kualitas
    hidup partisipan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan
    dalam menentukan intervensi dalam asuhan keperawatan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi