Rancangan Program Latihan Pengucapan Sounds Blending (Penggabungan Bunyi) Fonem dalam Kata Untuk Meningkatkan Ketepatan Membaca Mekanis
Nurmala, 2014. Rancangan Program Latihan Pengucapan Sounds Blending
(penggabungan Bunyi) Fonem dalam Kata Untuk Meningkatkan Ketepatan
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150700023 370.15 Nur r/R.19.210 Perpustakaan Pusat (REF.19.210) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 370.15 Nur r/R.19.210Penerbit Magister Psikologi : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xix, 112 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 370.15 Nur r/R.19.210Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Nurmala -
Nurmala, 2014. Rancangan Program Latihan Pengucapan Sounds Blending
(penggabungan Bunyi) Fonem dalam Kata Untuk Meningkatkan Ketepatan
Membaca Mekanis.
Pembimbing: Dr. Indun Lestari Setyono, M. Psi & Dra. Ema Susiati, M. Pd
Penelitian ini bertujuan sebagai studi awal mengenai bentuk latihan yang
dapat digunakan untuk meningkatkan ketepatan membaca mekanis pada siswa
Sekolah Dasar usia 10 tahun yang mengalami kesulitan dalam membaca.
Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan
rancangan Single Case Study Design. Subjek penelitian adalah satu orang siswa
Sekolah Dasar usia 10 tahun yang memiliki potensi belajar baik namun
mengalami kesulitan dalam belajar membaca mekanis. Data mengenai ketepatan
membaca mekanis diperoleh dari hasil pengukuran jumlah kata yang dibaca benar
dan waktu yang digunakan untuk membaca kata-kata yang disajikan dalam alat
ukur. Alat ukur yang digunakan adalah satu buah paragraf yang terdiri dari 100
kata yang disusun dari huruf/suku kata yang perlu dikuasi oleh anak usia 10 tahun.
Program pelatihan ini terdiri dari lima materi utama, yaitu latihan
pengucapan fonem tunggal, pengucapan suku kata sederhana, pengucapan suku
kata yang lebih kompleks, pengucapan pseudowords, dan pengucapan kata yang
tepat. Pelatihan ini disusun mengacu pada aturan standard pengucapan fonem dan
penggabungan bunyi fonem dari Marsono (2008) dan diadaptasi dari pelatihan
artikulasi pengucapan kata yang dikembangkan oleh Setyono (2012). Langkah
langkah pe1atihan diawali dengan latihan pengucapan fonem, suku kata,
pseudowords, dan kata. Pada pelatihan ini siswa dilatih untuk menggerakkan otot
alat ucapnya sesuai aturan pengucapan fonetik, sehingga pengucapan yang
dihasilkan menjadi tepat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kuantitatif dan kualitatif
terdapat peningkatan ketepatan membaca mekanis dari aspek jumlah kata yang
dibaca benar meskipun aspek waktu yang dibutuhkan untuk membaca menjadi
lebih lama dari sebelum dilakukan intervensi. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






