Detail Cantuman

Image of Kelisanan Sebagai Representasi Kegilaan Dalam Puisi Kontra Kebudayaan Amerika pasca Perang Dunia II HOWL Karya Allen Ginsberg

 

Kelisanan Sebagai Representasi Kegilaan Dalam Puisi Kontra Kebudayaan Amerika pasca Perang Dunia II HOWL Karya Allen Ginsberg


Tesis ini meneliti karakteristik kelisanan sebagai representasi dari kegilaan
dari Beat Generation dalam puisi Howl karya Allen Ginsberg. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700331800 rid k/R.18.232Perpustakaan Pusat (REF.18.232)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    800 rid k/R.18.232
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    viii,;94 hlm,;29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    800 rid k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tesis ini meneliti karakteristik kelisanan sebagai representasi dari kegilaan
    dari Beat Generation dalam puisi Howl karya Allen Ginsberg. Kelisanan dan
    kegilaan merupakan dua aspek utama dalam tradisi sastra Beat. Karakteristik
    modus berpikir dan berujar berbasis lisan yang ditemukan dalam puisi Howl
    membangun struktur puitisnya dan memiliki signifikansi terhadap tema kegilaan
    dalam puisi tersebut. Kegilaan termanifestasi tidak hanya pada tataran isi, namun
    juga pada tataran struktur puitis puisi tersebut.

    Ditemukan bahwa kelisanan tekstual dalam puisi Howl berfungsi untuk
    menampilkan efek alterasi benak dan tubuhyang diakibatkan oIeh kegilaan yang
    diinduksi oIeh narkotik terhadap persepsi akan kenyataan. Kegilaan yang

    diinduksi oIeh narkotik mempercepat dan memperlambat persepsi penutur dalam
    puisi yang terIihat pada pola tutur narasinya.Persepsi-persepsi yang ditangkap

    oIeh benak dan sensasi yang dirasakan oIeh panca indera berlangsung pada saat
    yang hampir bersamaan dan mengejawantah secara verbal sebagaimana adanya ke
    dalam bahasa tulis. Hal ini menyebabkan kalimat-kalimat dalam puisinya menjadi
    tidak koheren dan menyalahi tata bahasasehingga menciptakan kekacauan,sebuah
    bentuk kegilaan bahasa.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi