Detail Cantuman

Image of Hubungan Antara Self Efficacy, Dukungan Suami dan Budaya Dengan Pelaksanaan Asi Eksklusif di Puskesmas Pagarsih Kota Bandung

 

Hubungan Antara Self Efficacy, Dukungan Suami dan Budaya Dengan Pelaksanaan Asi Eksklusif di Puskesmas Pagarsih Kota Bandung


ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi usia 0-6 bulan. Pada
kenyataannya masih banyak ibu yang tidak melakukan ASI secara eksklusif. Para ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700355610.73 Luk h/R.22.131Perpustakaan Pusat (REF.131)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Luk h/R.22.131
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 73 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Luk h/R.22.131
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi usia 0-6 bulan. Pada
    kenyataannya masih banyak ibu yang tidak melakukan ASI secara eksklusif. Para
    ibu mengungkapkan banyak alasan yang melatarbelakangi ketidakberhasilan
    pelaksanaan ASI secara eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
    hubungan antara self efficacy, dukungan suami, dan budaya dengan pelaksanaan
    AS! eksklusif di Puskesmas Pagarsih Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan
    metode analisis korelasional dengan metode case control. Sampel penelitian yaitu
    85 ibu menyusui yang memiliki bayi usia 6-12 bulan. Melalui Chi-Square dengan
    nilai p tabel 0,05 dan analisis univariat dan bivariat, ditemukan bahwa ada
    korelasi antara self efficacy (dengan nilai p-value 0,004 dan OR = 4,8), dukungan
    suami (dengan nilai p-value 0,038 dan OR = 2,77), budaya (dengan nilai p-value
    0,026 dan OR = 0,34) dengan pelaksanaan ASI eksklusif. Disarankan bagi
    perawat untuk meningkatkan promosi kesehatan terkait dengan pemberian AS!
    eksklusif yang berfokus pada sub variabel yang perlu ditingkatkan yaitu dimensi
    dukungan pada self efficacy, dukungan instrumental pada dukungan suami, dan
    keterhubungan budaya dan pengobatan tradisional pada budaya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi