Detail Cantuman

Image of Peran pemerintah daerah dalam harmonisasi masyarakat pendatang dan masyarakat pribumi di Kelurahan VIM Distrik Abepura Kota Jayapura

 

Peran pemerintah daerah dalam harmonisasi masyarakat pendatang dan masyarakat pribumi di Kelurahan VIM Distrik Abepura Kota Jayapura


Masyarakat pribumi yang ' kalah bersaing dengan masyarakat pendatang dari
segala sektor diantaranya pendidikan, ekonomi, lapangan pekerjaan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140100137320 Peh p/R.17.225Perpustakaan Pusat (REF.17.225)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Peh p/R.17.225
    Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;203 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 peh p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Masyarakat pribumi yang ' kalah bersaing dengan masyarakat pendatang dari
    segala sektor diantaranya pendidikan, ekonomi, lapangan pekerjaan dan kesejahteraan
    mengakibatkan kebencian terhadap masyarakat pendatang. Masyarakat pribumi sulit
    bersaing di sektor ekonomi menengah ke bawah dan tertinggal pada jenjang pendidikan
    serta sangat sulit mendapatkan pekerjaan. Di sisi lain masyarakat pendatang dengan
    mudahnya masuk ke Kota Jayapura mempergunakan segala macam cara, untuk
    memperoleh pekerjaan. Pemerintah seakan-akan menutup mata dan menanggapi secara
    normatif dan tidak berusaha mencari solusi yang terbaik. Sehingga yang menjadi korban
    adalah masyarakat.

    Penelitian ini difokuskan kepada peran Pemerintah Daerah dalam harmonisasi
    masyarakat pendatang dan masyarakat pribumi di Kelurahan Vim dan untuk menjawab
    pertanyaan permasalahan pokok penelitian mengapa peran pemerintah daerah belum
    berhasil menciptakan harmonisasi masyarakat di Kelurahan Vim.

    Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dan desain penelitian deskriptif
    kualitatif. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Sumber data
    seperti: dokumen, rekaman arsip, wawancara, observasi langsung dan perangkat fisik,
    digunakan untuk memperoleh data dan informasi yang ada di lapangan. Sementara teknik
    pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi dan dokumen.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah belum berhasil
    menciptakan harmonisasi diantara masyarakat pendatang dan masyarakat pribumi di
    Kelurahan Vim. Peranan dalam hal pembuatan aturan dan prosedur diarahkan untuk
    membangun dan memperkuat hukum masyarakat yang didasarkan pada tradisi dan
    norma atas dasar kesepakatan bersama, dalam penerapannya belum maksimal karena
    kewenangan yang dimiliki pemerintah untuk membuat aturan dan prosedur masih kurang
    dan tidak berjalan di masyarakat. Peran pemerintah dalam membuat undang-undang atau
    peraturan untuk organisasi baik organisasi masyarakat maupun organisasi pemerintah
    belum terfokus pada pelayanan masyarakat. Organisasi yang ada lebih fokus pada
    pelayanan masyarakat dalam situasi dan kondisi tertentu. Peranan pemerintah juga yang
    meliputi tindakan tegas dalam hal mempergunakan kekuatan dalam menghadapi mereka
    yang merusak hukum, dalam pelaksanaannya belum berhasil diterapkan dengan sungguh­
    sungguh. Sehingga masalah yang ada terus menerus terulang dan tidak terselesaikan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi