Detail Cantuman

No image available for this title

 

Sosok laki-laki dalam empat novel karya Ramadhan K.H.


Tesis ini menganalisis karya sastra dengan berfokus pada-sosok Iaki-laki
dalam empat novel Ramadhan K.H. yang terdiri atas Royan Revolusi, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700327800 ibr s/R18.226Perpustakaan Pusat (REF.18.226)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Ramadhan K.H., latar masyarakat, ideologi pengaran
    Penerbit MAGISTER ILMU BUDAYA : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    v, 108 hlm. ; ill. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tesis ini menganalisis karya sastra dengan berfokus pada-sosok Iaki-laki
    dalam empat novel Ramadhan K.H. yang terdiri atas Royan Revolusi, Kemelut
    Hidup, Keluarga Permana, dan Ladang Perminus. Analisis ini dibahas dengan
    menggunakan pendekatan sosiologi sastra yang akan mengungkap latar
    masyarakat, ideologi pengarang, dan sosok laki-laki dalam empat novel

    Ramadhan K.H. Dari analisis yang dilakukan terbukti bahwa kondisi masyarakat
    Indonesia yang dijangkiti oleh ketidakjujuran adalah latar masyarakat yang dituju
    pengarang dalam empat novelnya. Dari analisis juga pengarang terbukti
    mengusung ideologi (gagasan) dalam empat novelnya, seperti laki-Iaki harus sehat
    (idealis) setelah revolusi, laki-laki harus tawakal, laki-laki harus agamais, dan
    laki-laki harus idealis. Ini adalah konsep maskulinitas yang diusung Ramadhan
    K.H. melalui empat karyanya. Karena itu, dapat disimpulkan bahwa empat novel
    karya Ramadhan K.H. merupakan representasi gagasan Ramadhan K.H. yang
    diwakili oleh empat sosok laki-laki dalam karyanya: Idrus yang idealis yang
    berhadapan dengan masyarakat pascarevolusi yang tidak jujur, Abdurahman yang
    tawakal dalam menghadapi kemelut keluarga, Permana yang kurang agamais
    dalam menyikapi kemalangan keluarga, dan Hidayat yang idealis dalam
    menghadapi situasi perusahaan yang korup.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi