Analisis modal intelektual berdasarkan Human Capital, Organizational Capital, dan Relational Capital terhadap inovasi serta implikasinya pada keberhasilan usaha di Kota Bandung (Studi kasus industri kecil konveksi kawsan Surapati)
Keberhasilan usaha, khususnya usaha kecil sangat ditentukan oleh faktor
wirausaha. modal intelektual yang dimiliki yang diwujudkan dalam ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 0100114070029 338.04 Osc a Perpustakaan Pusat (REF.12.56) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 338.04 Osc a/R.12.56Penerbit Magister Ekonomi Dan Bisnis : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik 162 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 338.04 Osc aTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Bheben Oscar -
Keberhasilan usaha, khususnya usaha kecil sangat ditentukan oleh faktor
wirausaha. modal intelektual yang dimiliki yang diwujudkan dalam perilaku
inovatif wirausaha teiah memberikan kontribusi yang sangat penting sebagai
penggerak dalam mencapai keberhasilan usaha kecil. Bandung merupakan kota
dengan berbagai industri kreatif yang memiliki 7 sentra industri. Salah satu
industri kecil yang terkenal dari kota Bandung adalah di bidang konveksi yang
terletak di Sentra Kaos Surapati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
Modal Kapital berdasarkan human capital, organizational capital. dan relational
capital terhadap inovasi serta implikasinya pada keberhasilan usaha industri kecil
konveksi di Kota Bandung.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan
menggunakan teknik random sampling dengan sampel sebanyak 76 responden
yang merupakan pemilik industri kecil konveksi di Sentra Kaos Surapati,
Bandung. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Modal Intelektual,
Inovasi, dan Keberhasilan Usaha.
Hasil analisa deskriptif menunjukkan Modal Intelektual yang mencakup
human capital, organizational capital, dan relational capital memmjukkan cukup
sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan masih memiliki potensi untuk
dikembangkan. Inovasi yang dilakukan selama ini menunjukkan cukup sesuai,
inovasi yang telah dilakukan berupa produk untuk melengkapi lini produk yang
sudah ada maupun dalam persaingan harga. Keberhasilan Usaha menunjukkan
cukup sesuai, dirnana dari dirnensi profitability telah menunjukkan hasil yang
sesuai, namun masih perlu ditingkatkan untuk dimensi lainnya. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa modal intelektual berdasarkan human capital, organizational
capital, dan relational capital dengan inovasi memiliki hubungan kuat dan
terdapat pengaruh signifikan.Pengujian juga menunjukkan bahwa modal
intelektual serta inovasi memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan
usaha. Hal ini menunjukkan bahwa untuk mencapai keberhasilan usaha, modal
intelektual merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan oleh pemilik usaha,
khususnya human capital. yang merupakan dimensi yang memiliki hubungan
paling besar terhadap kemampuan untuk melakukan inovasi. Pemilik: perlu
memperhatikan pengetahuan, kemampuan, kreativitas, maupun keterampilan
sumber daya manusia yang dirniliki perusahaan, dan meningkatkannya melalui
pelatihan, selain itu pemilik: usaha juga harus memperhatikan jaringan distrubusi
dan relasi dengan rekan bisnis dan pelanggan. Pemilik juga perlu lebih inovatif
menciptakan produk. baru untuk menciptakan pasar baru agar tidak hanya
bergantung pada order yang masuk. Pemilik usaha perlu berfokus bukan hanya
terhadap profit perusahaan namun juga peningkatan daya saing, kompetensi,
produktivitas dan efisiensi, serta citra, agar perusahaan memiliki keberhasilan
usaha yang berkelanjutan
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






