Pengaruh PEER EDUCATION terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan kebersihan gigi dan mulut pada anak usia sekolah di sekolah dasar negeri Kebon Hui Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang
Latar belakang: Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah
kebersihan diri yang banyak dialami anak usia sekolah adalah permasalahan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001140700301 610.73 Rah p/R.22.185 Perpustakaan Pusat (REF.185) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Rah p/R.22.185Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik xiii, 101 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.73 Rah p/R.22.185Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Delli Yuliana Rahmat -
Latar belakang: Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah
kebersihan diri yang banyak dialami anak usia sekolah adalah permasalahan pada
gigi akihat malas menggosok gigi sehingga berdampak terhadap peningkatan
angka karies gigi. Kepala Bagian Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten
Smnedang menyampaikan bahwa pendidikan kesehatan yang dilakukan oleh
tenaga kesehatan belum efektif karena jumlah sekolah dasar yang cukup banyak
yaitu sekitar 606 sekolah dasar. Maka diperlukan suatu upaya untuk
me:oyampaikan informasi kesehatan kepada anak usia sekolah yaitu dengan
melakukan peer education. Pelaksanaan peer education diharapkan dapat
meoinglcatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan anak usia sekolah dalam menjaga
kebersihan gigi dan mulut sehingga anak dapat tumbuh sehat secara optimal.
Pe:oelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peer education terhadap
pe:ogetahuan, sikap, dan tindakan kebersihan gigi dan mulut pada anak usia
sekolah. Metode penelitian: menggunakan quasi eksperimen dengan desain
equivalent control group, before-after design. Penelitian dilakukan pad a 38
kelompok intervensi dan 38 kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel
dilakukan dengan menggunakan simple random sampling. Ke1ompok intervensi
mendapatkan intervensi peer education dengan metode dissemination of resources
and information, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan pendidikan kesehatan
ceramah. Basil pene1itian menunjukkan tidak terdapat perbedaan pengetahuan
anlara kelompok intervensi dan ke1ompok kontrol dengan nilai p 0,65 (p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






