Detail Cantuman

Image of Evaluasi kebijakan program nasional pemberdayaan masyarakkat mandiri perdesaan di kecamatan salawu kabupaten Tasikmalaya

 

Evaluasi kebijakan program nasional pemberdayaan masyarakkat mandiri perdesaan di kecamatan salawu kabupaten Tasikmalaya


Program Nasional Pernberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MP)
pakan salah satu program penanggulangan kemiskinan melalui pendekatan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700281Ani e/R.17.119Perpustakaan Pusat (REF.17.119)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Ani e/R.17.119
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    vii,;105 hlm,; 29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    Ani e/R.7.119
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Program Nasional Pernberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MP)
    pakan salah satu program penanggulangan kemiskinan melalui pendekatan
    berdayaan masyarakat. Banyak sumber daya (uang, material, SDM, waktu) yang
    luarkan untuk implementasi PNPM Mandiri Perdesaan. Namun sampai saat ini belum
    pemah dilakukan evaluasi sejauhmana keberhasilan atau kegagalan PNPM Mandiri
    esaan. Berdasarkan laporan tahunan konsultan sektor Kabupaten Tasikmalaya tahun

    11, dicatat beberapa keberhasilan PNPM Mandiri Perdesaan diantaranya bertambahnya
    iaftastruktur dasar perdesaan; peningkatan akses permodalan bagi masyarakat miskin
    tama perempuan serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam merencanakan, mengelola
    melaporkan kegiatan pembangunan. Namun, keberhasilan tersebut di atas tetap
    yisakan cacat, meski tidak terlalu parah. Masih terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan
    program sarana dan prasarana, baik yang dilakukan oleh pelaksana program maupun dari
    arakat sendiri. Hal ini terbukti dari realisasi swadaya masyarakat yang terlambat
    dilaksanakan. Untuk memperoleh kesimpulan yang utuh, maka perlu dilakukan evaluasi
    dampak terhadap PNPM MP di Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya.

    Kerangka pemikiran penelitian ini adalah hendak mengevaluasi dampak PNPM MP
    pada : (1) masalah publiklkelompok sasaran baik yang diharapkan atau tidak; (2) kelompok
    . luar sasaran /ekstemalitas/limpahan dampak limpahan (spillover effects); (3). Dampak
    aekarang dan yang akan datang, dan (4) biaya langsung yang dikeluarkan untuk membiayai
    program dan dampak biaya tak langsung yang dikeluarkan publiklmasyarakat akibat PNPM

    Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menghasilkan
    deskriptif. Evaluasi dampak yang dilakukan termasuk evaluasi sumatif.

    Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan,disimpulkan bahwa PNPM Mandiri

    erdesaan di Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya khususnya kegiatan pembangunan
    III'8Ila dan prasarana secara umum memberikan dampak yang baik, nyata dan luas.
    ikatornya; meningkatnya ketersediaan dan akses terhadap sarana dan prasarana dasar
    pendidikan, ekonomi dan kesehatan; terjadi peningkatan kapasitas lembaga dalam
    gelolaan proyek yang berskala desa. Dampak pada kelompok sasaran, khususnya Rumah

    angga MiskinlRTM adalah adanya peningkatan pendapatan karena terlibat menjadi pekerja.

    Dampak limpahan berupa perambahan hutan makin cepat sebagai dampak dari tersedianya
    jalan. Dampak yang terasa sekarang adalah dipenuhinya hak-hak masyarakat
    Kecamatan Salawu yakni ketersediaan sarana dan prasarana dasar. Dalam jangka panjang,

    . rkirakan bakal terjadi peningkatan kehidupan baik sisi ekonomi, kesehatan dan
    didikan. Atau adanya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Adapun dampak
    negatifnya, masyarakat Kecamatan Salawu menjadi tergantung pada bantuan pemerintah
    cIaIam membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan bahkan yang mendesak.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi