Detail Cantuman

Image of Pengaruh job stress terhadap workplace deviant behavior

 

Pengaruh job stress terhadap workplace deviant behavior


Pabrik Kelapa Sawit Sei Pagar adalah Perusahaan BUMN yang rnengelola
pengolahan kelapa sawit di Propinsi Riau. Hasil olahan yang dihasilkan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700270158.7 Apr p/R.19.163Perpustakaan Pusat (REF.19.163)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    158.7 Apr p/R.19.163
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    124 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    158.7 Apr p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pabrik Kelapa Sawit Sei Pagar adalah Perusahaan BUMN yang rnengelola
    pengolahan kelapa sawit di Propinsi Riau. Hasil olahan yang dihasilkan adalah
    Cl'O (crude palm oil) unit yang rnenangani ini adalah karyawan pelaksana bagian
    produksi. dari hasil studi pendahuluan, terdapat gej ala-gej ala yang
    mengindikasikan perilaku rnenyirnpang diternpat kerja. Secara teoretis, salah satu
    faktor penyebab perilaku rnenyirnpang diternpat kerja adalahjob stress. Penelitian
    ini dilakukan dengan tujuan rnenjawab pertanyaan apakah terdapat pengaruh job
    stress terhadap workplace deviant behavior (WDB) pada karyawan pelaksana di
    Pabrik Kelapa Sawit Sei Pagar. Partisipan penelitian ini berjumlah 98 orang
    karyawan pelaksana bagian produksi.

    Alat ukur yang digunakan dalarn penelitian ini adalah stress diagnostic survey
    yang dimodifikasi dari teori Ivancevich & Matteson (1980) dalarn Megawati
    Batubara (2010), sedangkan rnengukur perilaku rnenyirnpang digunakan alat ukur
    Measure of Workplace Deviance (MWB) yang diadaptasi dari alat ukur yang
    dikembangkan oleh Bennett & Robinson (2000).

    Analisis data dilakukan dengan rnetode statistik analisis regresi sederhana dan di
    analisis dengan bantuan IBM SPSS 20. Secara Deskriptif surnber job stress yang
    paling tinggi adalah stressor organisasi. Sedangkan untuk dirnensi WDB yang
    paling tinggi adalah organizational deviant.

    Hasil penelitian rnenunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan
    signifikan job stress terhadap workplace deviant behavior pada karyawan bagian
    produksi pabrik kelapa sawit Sei pagar. Selain itu diperoleh nilai koefisien
    determinasi cukup kuat, yang berarti workplace deviant behavior pada karyawan
    bagian produksi pabrik kelapa sawit Sei pagar sebesar 31,7% ditentukan oleh job
    stress sernentara sisanya 68,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
    hasil lain nya adalah terdapat pengaruh job stress terhadap interpersonal deviant

    dan terdapat pengaruhjob stress terhadap organizational deviant. '

    Kesirnpulan penelitian ini adalah job stress yang ada pada karyawan pelaksana
    bagian produksi akan rnenyebabkan terjadinya perilaku rnenyirnpang di ternpat
    kerja. Pengaruhjob stress terhadap workplace deviant behavior cukup besar. Oleh
    karena itu peneliti rnenyarankan agar tuntutan atau harapan karyawan yang
    menjadi stressor dapat dipenuhi sehingga job stress, dapat berdarnpak positif
    (tarafrnoderat) yang dapatmembantu kinerja perusahaan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi