Detail Cantuman

Image of Gender dalam tembang Sunda Cianjuran

 

Gender dalam tembang Sunda Cianjuran


Penelitian ini, "Gender dalam Tembang Sunda Cianjuran", merupakan satu studi
mendalam tentang gender dalam satu genre musik kaum menak yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140100069301 Her g/R.17.19Perpustakaan Pusat (REF.17.19)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    301 Her g/R.17.19
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,;311 hlm,;290 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    301 Her g
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini, "Gender dalam Tembang Sunda Cianjuran", merupakan satu studi
    mendalam tentang gender dalam satu genre musik kaum menak yang berasal dari
    Kabupaten Cianjur, tembang sunda cianjuran, yang kini menyebar secara luas ke
    luar Cianjur. Tujuan penelitiari ini adalah untuk menemukan jawaban atas
    pertanyaan: (l) bagaimana fenomena gender dalam tembang sunda cianjuran; (2)
    bagaimana gender dalam tembang sunda cianjuran dimaknai oleh komunitas
    pendukung kesenian ini; dan (3) bagaimana kaitan fenomena gender ini dengan
    kehidupan sosial dan religius masyarakat Sunda. Penelitian ini dirancang sebagai
    penelitian kuantitatif-kualitatif yang mengumpulkan data dengan observasi dan
    wawancara mendalam serta mengamati praktik tembang sunda cianjuran secara
    cermat pada saat latihan ataupun pertunjukan. Hasil penelitian ini adalah sebagai
    berikut: (l) fenomena gender dalam tembang sunda cianjuran ditemukan pada
    lirik lagu, lagu, omamen (dongkari), alat musik, dan pemain; (2) makna gender
    dalam tembang sunda cianjuran adalah: dalam tataran makna estetik, gender
    (hubungan gender) dapat dimaknai sebagai eksistensi penembang wanita yang
    identik dengan nilai-nilai keindahan; dalam tataran makna simbolik, dapat
    dimaknai sebagai bentuk ekspresi dari penghormatan, penghargaan, dan kecintaan
    kaum pria terhadap wanita untuk menciptakan kesatuan, kebersamaan, dan
    keharmonisan hidup; dan dalam tataran pragmatik, dapat dimaknai sebagai suatu
    mekanisme pemahaman hubungan antara wanita dan pria untuk lebih dapat
    memaknai kehadiran wanita bagi pria dan sebaliknya demi menciptakan
    kehidupan yang harmonis; dan (3) gender (hubungan gender) dalam tembang
    sunda cianjuran sangat erat kaitannya dengan kehidupan sosial dan religius
    masyarakat Sunda. Kendatipun demikian, penonjolan peran penembang wanita
    dalam tembang sunda cianjuran menuntun pada kesimpulan bahwa fenomena
    yang terjadi dalam kesenian tidak selalu sama persis dengan yang terjadi dalam
    masyarakat, walaupun di antara keduanya memiliki keterkaitan yang sangat erat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi