<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13114">
 <titleInfo>
  <title>Pembuatan silase campuran lumpur es krim dan onggok serta aplikasinya sebagai pakan dalam ransum domba</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ervi Herawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>magister peternakan Unpad</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv, 107 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>PEMBUATAN SILASE CAMPURAN LUMPUR ES KRIM DAN &#13;
ONGGOK SERTA APLIKASINYA SEBAGAI PAKAN &#13;
DALAM RANSUM DOMBA (Ovis aries) &#13;
&#13;
Oleh &#13;
&#13;
Ervi Herawati &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk membuat silase campuran lumpur es krim dan &#13;
onggok (CLEO) serta aplikasinya sebagai pakan domba. Tahap 1 menetapkan &#13;
perbandingan campuran lumpur es krim dan onggok yang menghasilkan silase &#13;
paling baik dengan perbandingan 40: 60, 50:50, 60:40, 70:30, dan 80:20. Tahap 2, &#13;
adalah melihat laju produksi asam laktat, laju perubahan kadar pH serta pengujian &#13;
Enterobacteriaceae pada ensilase campuran lumpur es krim dan onggok terbaik &#13;
pada Tahap 1. Terakhir, dilakukan uji biologis pada ran sum yang mengandung &#13;
silase CLEO terbaik pada Tahap 1 terhadap perforrna domba dengan perlakuan PO &#13;
(rumput 100%), PI (rumput 60%+40% konsentrat), P2 (rumput 60%+40% &#13;
konsentrat yang mengandung 10% silase CLEO), P3 (rumput 60%+40% &#13;
konsentrat yang mengandung 20% silase CLEO), dan P4 (rumput 60%+40% &#13;
konsentrat yang mengandung 30% silase CLEO). Hasil penelitian menunjukkan &#13;
bahwa perbandingan silase campuran lumpur es krim dan onggok (silase CLEO) &#13;
pada perbandingan 50:50 menghasilkan kandungan asam laktat (1,22 %), &#13;
kandungan NH3 (3,565 mM), dan kadar pH (4,09) yang tennasuk kedalam silase &#13;
berkualitas baik. Produksi asam laktat membentuk kurva kuadratik dengan &#13;
persamaan Y=I,143+0,032X-O,000656X2, dengan titik puncak pada hari ke-24 &#13;
serta memiliki nilai koefisien deterrninasi (1) 0,936 dengan standar error 0,0328. &#13;
Perubahan kadar pH seiring dengan lama waktu juga membentuk persamaan &#13;
kuadratik Y=4,1684-0,03078X+O,000823X2 dengan nilai deterrninasi (r2) dan &#13;
standar error masing-masing sebesar 0,514 dan 0,086 serta nilai pH terendah &#13;
diperoleh pada hari ke-22. Hubungan antara asam laktat dengan pH menghasilkan &#13;
persamaan Y=4,757-O,563X dengan nilai koefisien korelasi (r) 0,593. Jurnlah &#13;
Enterobacteriaceae hari pertama proses ferrnentasi berjumlah rata-rata 5,065xl07, &#13;
setelah terjadi proses ensilase selama 22 hari secara umum tidak menunjukan &#13;
adanya bakteri tersebut. Domba yang diberi ransum perlakuan menunjukkan &#13;
pengaruh yang nyata (P0,05) &#13;
terhadap kecernaan bahan organik. Pertumbuhan bobot badan harian yang terbaik &#13;
dihasilkan pada perlakuan P4 140,48 g/hari dengan konsumsi bahan kering &#13;
767,97 g/hari, kecernaan bahan kering 60,42 %, kecernaan bahan organik 56,41 &#13;
%, dan konversi ransum 5,70. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa &#13;
perbandingan lumpur es krim dan onggok kering sebanyak 50 : 50 menghasilkan &#13;
silase yang terbaik dan dapat dimanfaatkan dalam ransum domba sebanyak 30% &#13;
dalam konsentrat pada perbandingan hijauan dan konsentrat sebesar 60:40 % atau &#13;
setara dengan 6% penggunaan lmpur es krim dalam ransum. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Ervi Herawati</note>
 <subject authority="">
  <topic>silase, lumpur es krim, onggok, pakan, domba.</topic>
 </subject>
 <classification>636 Her p/R.20.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>636 Her p/R.20.6</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010011407001</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.20.6)</sublocation>
    <shelfLocator>636 Her p/R.20.6</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0002.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13114</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-07 11:44:34</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>