Detail Cantuman

Image of Valuasi saham saat share buyback periode krisis tahun 2008

 

Valuasi saham saat share buyback periode krisis tahun 2008


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji saham yang melakukan share
buyback mengalami undervalued menghasilkan abnormal return ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0006317658.15 fau vPerpustakaan Pusat (REF.12.199)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658.15 fau v/R.12.199
    Penerbit Program Magister Manajemen Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi, 107 hlm. Ilus ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658.15
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji saham yang melakukan share
    buyback mengalami undervalued menghasilkan abnormal return positif, untuk
    menguji saham yang melakukan share buyback mengalami overvalued
    menghasilkan abnormal return negatif, serta untuk melihat abnormal return di
    sekitar pengumuman share buyback oleh Emiten dalam kondisi pasar krisis.

    Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data harga penutupan saham
    harian dan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia.

    Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif.

    Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 32 saham yang melakukan share
    buyback. Penilitian secara deskriptif dilakukan dengan menggunakan metode
    Capital Asset Pricing Model untuk valuasi saham saat pengumuman share
    buyback, serta event study digunakan untuk pengujian efisiensi pasar selama 21
    hari bursa, meliputi 10 hari sebeJum pengumuman, 1 hari saat dilakukannya
    pengumuman, dan 10 hari setelah pengumuman. Market model digunakan untuk
    memperkirakan expected return dan menghitung abnormal return yang terjadi.
    Untuk menghitung expected return tersebut, digunakan periode estimasi
    (estimation period)selama 180 hari bursa sebeJum periode peristiwa. Pengujian
    hipotesis dilakukan dengan menggunakan model regresi logistik (logit) dan
    paired sample t-test.

    Hasil analisis penelitian secara verifikatif diperoleh variabel undervalued tidak
    signifikan terhadap abnormal return positif dengan probabilitas sebesar 0,315
    pada tingkat signifikansi a = 0,05. Probabilitas atau odds ratio saham
    undervalued mendapatkan abnormal return positif sebesar 3,689. Selanjutnya
    variabel overvalued tidak signifikan terhadap abnormal return negatif dengan
    probabilitas sebesar 0,315 pada tingkat signifikansi a = 0,05. Selanjutnya
    probabilitas atau odds ratio saham overvalued mendapatkan abnormal return
    negatif sebesar -3,689. Sementara itu, pengumuman share buyback terbukti
    signifikan memberikan abnormal return yang signifikan terjadi pada H-I 0, H-6,
    H-5, H-4, H-3, H-l, H-O, H+I, H+3, H+4, H+6, H+7, H+8, H+9, dan H+I0
    dengan tingkat signifikansi pad a a = 5% dengan nilai t-hitung 1,696. Dengan
    siginifikansi pada a = 10% , abnormal return yang signifikan terjadi pada H-2
    dengan nilai t-hitung sebesar. -0,78%, sementara itu rata-rata average abnormal
    return setelah pengumuman share buyback adalah sebesar 2,040.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi