Detail Cantuman

Image of Pengaruh Akupresur terhadap kualitas tidur lansia di balai perlindungan sosial Tresna Werdha Ciparay

 

Pengaruh Akupresur terhadap kualitas tidur lansia di balai perlindungan sosial Tresna Werdha Ciparay


Pertumbuhan penduduk lansia di Indonesia tumbuh dengan cepat, bahkan
tercepat dibanding kelompok usia lainya. Proses degeneratif yang terjadi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700175610.73 Maj p/R.22.138Perpustakaan Pusat (REF.138)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Maj p/R.22.138
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi, 115 hlm. ; ill. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Maj p/R.22.138
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pertumbuhan penduduk lansia di Indonesia tumbuh dengan cepat, bahkan
    tercepat dibanding kelompok usia lainya. Proses degeneratif yang terjadi pada
    lansia menyebabkan terjadinya penurunan kondisi kesehatannya. Keluhan yang
    paling sering dialami lansia diantaranya adalah gangguan tidur (insomnia) yang
    menyebabkan terjadi penurunan kualitas tidur penderitanya. Menurunnya kualitas
    tidur tersebut berdampak buruk terhadap kesehatan dan kualitas hidup lansia.
    Penatalaksanaan insomnia dapat secara farmakologis dan non farmakologis.
    Kehawatiran akan efek samping dari penggunaan obat-obatan yang dikeluhkan
    penderita insomnia menjadikan terapi komplementer sebagai pilihan terapi. Salah
    satu terapi komplementer tersebut adalah akupresur. Penelitian ini bertujuan untuk
    mengetahui pengaruh akupresur terhadap kualitas tidur lansia di Balai
    Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay.

    Rancangan penelitian adalah quasi experimen dengan pendekatan pre and
    post test control group. Pemilihan sampel dengan teknik concecutive sampling
    yang terdiri dari 36 responden, yang terbagi menjadi 18 responden kelompok
    perlakuan dan 18 responden kontrol. Kelompok perlakuan mendapat 6 kali
    intervensi akupresur (pada titik zhao hai, san yin jiao, shen men, da ling, nei
    guan, yintang) dengan frekuensi 3 kali dalam serninggu selama 2 minggu.
    Sebelum dan sesudah intervensi, kualitas tidur responden diukur dengan
    Pitsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan Uji t
    Dependen, Wilcoxon, Uji t Independen dan Uji Mann Whitney.

    Basil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang bennakna
    kualitas tidur responden sebelum dan sesudah akupresur pada kelompok
    perlakuan (p
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi