<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13035">
 <titleInfo>
  <title>Hubungan kualitas kandidat terhadap elektabilitas politisi selebriti Rieke Dyah Pitaloka pada pemilihan Gubernur Jawa Barat Tahun 2013</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mohamad Ramdhan Komaruzaman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Sosial Dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi,; 120 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Eksistensi para selebriti yang terjun ke panggung politik Indonesia semakin &#13;
marak. Kehadiran mereka memunculkan polemik tentang peran dalam perbaikan &#13;
kehidupan politik. Bagaimanapun seorang politisi, baik selebriti maupun &#13;
konvensional, idealnya memiliki kapasitas dan kualitas diri untuk berkontribusi &#13;
memperjuangkan kepentingan-kepentingan masyarakat. Namun di era pemiIihan &#13;
langsung, dukungan pemilih terhadap politisi tidak cukup bermodalkan kualitas &#13;
diri saja, melainkan juga popularitas yang mampu meraih simpati masyarakat &#13;
pemilih sebingga menguntungkan para politisi selebriti untuk berkiprah di dunia &#13;
politik. Pada pemilihan Gubemur Jawa Barat 2013, terdapat beberapa nama &#13;
selebriti yang ikut berlaga sebagai kandidat gubemur dan wakil gubemur Jawa &#13;
Barat. Salah satu diantaranya adalah Rieke Dyah Pitaloka. Rieke Dyah Pitaloka &#13;
merupakan kandidat yang cukup menonjol, diprediksikan mampu memikat &#13;
dukungan masyarakat pemilih karena membawakan kampanye perubahan bagi &#13;
kemajuan pembangunan dan masyarakat Jawa Barat. Selain itu, Rieke Dyah &#13;
Pitaloka merupakan politisi selebriti yang memiliki kualifikasi pendidikan yang &#13;
baik, pengalaman bidang politik serta track record yang cukup memadai. &#13;
Berdasarkan kualifikasi yang dimiliki oleh Rieke Dyah Pitaloka tersebut, &#13;
penelitian dilakukan untuk menguji apakah kualitas diri dan popularitasnya &#13;
sebagai selebriti yang melekat pada dirinya mampu menarik simpati masyarakat &#13;
pemilih untuk memberikan dukungan kepada dirinya. &#13;
&#13;
West dan Orman, mengatakan bahwa kualitas politisi selebriti tidak cocok &#13;
untuk tugas-tugas kenegaraan. Kelemahan selebriti diperparah oleh &#13;
ketidaktahuan, kurang dalam pengetahuan dan keahlian di bidang kebijakan &#13;
publik. Meningkatnya politisi selebriti dapat menyebabkan distorsi agenda politik &#13;
dan memarginalkan masalah-masalah sosial yang mendesak. Kesimpulannya, &#13;
bahwa argumen 'jalan pintas' politisi selebriti beresiko pada demokrasi &#13;
perwakilan dan membahayakan sistem akuntabilitas. Berbeda halnya dengan &#13;
Tyler Cowen dengan optimis mengatakan bahwa munculnya politisi dan &#13;
pemimpin dari kalangan selebritis menunjukkan keterbatasan kemampuan politisi &#13;
konvensional lainnya. Dengan popularitas dan kapabilitas yang dimiliki, akan &#13;
menjadi 'kekuatan yang luar biasa dalam mempengaruhi masyarakat dan luar &#13;
negeri untuk mengikuti kebijakan suatu negara. Optimisme Tyler Cowen tersebut &#13;
diperkuat oleh T'hart (2009:8) yang menjelaskan bahwa selebriti dapat &#13;
bersungguh-sungguh berkiprah di bidang politik, jika ia memperkuat kemampuan &#13;
dirinya sebagai public figur yang dapat dipercaya oleh masyarakat. Sebagai &#13;
seorang public figur, selebriti harns mampu melakukan mobilisasi dengan &#13;
mengandalkan kualitas figur yang ditampilkan, sehingga pemilih mampu &#13;
menerimanya sebagai sosok yang pantas untuk dipilih. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat masyarakat mengenai &#13;
kualitas Rieke Dyah Pitaloka yang akan mempengaruhi tingkat elektabilitasnya &#13;
pada pemilukada 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian</note>
 <note type="statement of responsibility">Mohamad Ramdhan Komaruzaman</note>
 <subject authority="">
  <topic>Eksistensi para selebriti yang terjun ke panggung </topic>
 </subject>
 <classification>320 Kom p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320 Kom p/R.17.57</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140700139</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.57)</sublocation>
    <shelfLocator>320 Kom p/R.17.57</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13035</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-10 13:52:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>