
Text
Etnomedika Antidiare Suku Dumoga Bone, Sulawesi Utara.
Telah dilakukan penelitian tentang aktivitas antidiare obat tardisional antidiare suku Dumoga Bone, yang terdiri dari Anacardium occidentale folium, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021031000065 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 1350Penerbit : ., 2003 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 1350Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Telah dilakukan penelitian tentang aktivitas antidiare obat tardisional antidiare suku Dumoga Bone, yang terdiri dari Anacardium occidentale folium, Anacardium occidentale cortex, Tinospora tuberculata caulis, Syzygium aromaticum cortex dan Ageratum conyzoides folium. Pengujian aktivitas antidiare dilakukan pada mencit yang diinduksi dengan oleum ricini. Ekstrak atau fraksi diberikan secara oral dengan dosis 50 mg/kg berat badan. Ekstrak Anacardium occidentale folium memberikan efek antidiare relatif lebih kuat dibanding dengan ekstrak lainnya. Ekstrak Anacardium occidentale folium difraksinasi dengan menggunakan N-hexana dan etil-asetat. Hasil pengujian aktivitas antidiare terhadap fraksi-fraksi Anacardium occidentale folium menunjukkan bahwa fraksi air memberikan efek antidiare yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak Psidium guajava folium. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






