Detail Cantuman

Image of Pengaruh gaya kepemimpinan Path Goal Terhadap moril kerja

 

Pengaruh gaya kepemimpinan Path Goal Terhadap moril kerja


PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN PATH GOAL TERHADAP MORIL
KERJA

(STUDI ANALISIS DAN RANCANGAN INTERVENSI MENGENAI
PENGARUH ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0100114070008158.7 Sun p/R.19.184Perpustakaan Pusat (REF.184)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    158.7 Sun p/R.19.184
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 114 hlm,; 21 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    158.7 Sun p/R.19.184
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN PATH GOAL TERHADAP MORIL
    KERJA

    (STUDI ANALISIS DAN RANCANGAN INTERVENSI MENGENAI
    PENGARUH GAY A KEPEMIMPINAN GENERAL MANAGER TERHADAP
    MORIL KERJA KARY A WAN DALAM RANGKA MENINGKA TKAN KINERJA
    KARY A WAN KARANG SETRA HOTEL, SPA & COTTAGES)

    Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh gaya
    kepemimpinan general manager terhadap moril kerja karyawan Karang Setra Hotel,
    Spa & Cottages. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif,
    dengan pendekatan deduktif, dan penghitungan menggunakan analisis regresi linear
    sederhana.

    Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan dari
    House (1996) dengan dimensi gaya kepemimpinan yaitu directive, supportive,
    participative dan achievement oriented. Sedangkan teori moril kerja yang digunakan
    adalah dari Benge (1984) dengan dimensi moril kerja yaitu sikap terhadap pekerjaan,
    sikap terhadap atasan dan sikap terhadap perusahaan.

    Hasil dari penelitian ini adalah gaya kepemimpinan directive general manager
    berada pada taraf tinggi, gaya kepemimpinan achievement oriented berada pada taraf
    cenderung tinggi, gaya kepemimpinan participative berada pada taraf cenderung
    tinggi namun pada batas bawah, dan gaya kepemimpinan supportive berada pada
    taraf cenderung rendah. Sedangkan moril kerja karyawan berada pada taraf cenderung
    rendah. Dengan sikap terhadap pekerjaan, sikap terhadap atasan dan sikap terhadap
    perusahaan berada pad a taraf cenderung rendah/ negatif. Kemudian gaya
    kepemimpinan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap moril kerja, yaitu dengan
    tarafsignifikansi 0,694 (48,2%). Uji statistik secara parsial menunjukka;n bahwa gaya
    kepemimpinan yang memiliki pengaruh paling tinggi terhadap moril kerja adalah
    participative (58,6%), supportive (46,1%), achievement oriented (37%) dan directive
    (30%).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi