Detail Cantuman

Image of Studi perubahan status desa menjadi kelurahan di kabupaten Bandung

 

Studi perubahan status desa menjadi kelurahan di kabupaten Bandung


Penelitian ini meneliti tentang Studi Perubahan Status Desa Menjadi Kelurahan
di Kabupaten Bandung, dimana Kabupaten Bandung saat ini baru ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140100031320 Sim s/R.17.240.1Perpustakaan Pusat (REF.17.240.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Sim s/R.17.240.1
    Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi,;401 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 Sim s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini meneliti tentang Studi Perubahan Status Desa Menjadi Kelurahan
    di Kabupaten Bandung, dimana Kabupaten Bandung saat ini baru memiliki 10 (sepuluh)
    kelurahan. Jika dilihat di lapangan, kondisi masyarakat Kabupaten Bandung mulai
    mengalami pergeseran dari karakteristik masyarakat pertanian-homogen berubah
    menjadi masyarakat industri-heterogen. Kondisi ini disebabkan oleh posisi Kabupaten
    Bandung yang dijadikan salah satu pusat pengembangan industri di Jawa Barat
    ditambah lagi posisi Kabupaten Bandung yang berbatasan dengan wilayah-wilayah
    yang berkarakteristik perkotaan yang dimiliki oleh kabupatenlkota di sekitar Kabupaten
    Bandung. Situasi inilah yang melahirkan perubahan pola pikir masyarakat Kabupaten
    Bandung yang awalnya berkarakteristik pedesaan berubah menjadi perkotaan.
    Perubahan masyarakat ini seharusnya berbanding lurus dengan organisasi pemerintahan
    yang melayaninya. Tapi temyata saat ini organisasi desa yang ada, terkesan tidak bisa
    mengikuti dinamika perubahan sosial masyarakat yang membutuhkan pelayanan yang
    cepat dan didukung oleh teknologi yang canggih. Berangkat dari fenomena inilah maka
    kajian perubahan status desa menjadi kelurahan perlu dilakukan melalui teori
    pengembangan organisasi dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan kepada
    masyarakat di Kabupaten Bandung.

    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian
    naturalistik-kualitatif dengan pendekatan sejarah dan teknik pengumpulan data
    dilakukan dengan wawancara kepada seluruh infonnan yang berhubungan dengan
    proses perubahan status desa menjadi kelurahan di Kabupaten Bandung, khususnya
    kepada seluruh Lurah yang berjumlah 10 orang yang ada di Kabupaten Bandung.

    Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan penting yang dapat dijelaskan
    dengan konsep Reframing, Restructuring, Revitalization dan Renewal, dimana proses
    perubahan status desa menjadi kelurahan yang selama ini dilaksanakan oleh pemerintah
    daerah termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung senantiasa menggunakan
    pendekatan normatif, tanpa mengkaji lebih dalam dengan konsep pengembangan
    organisasi, sehingga melalui penelitian ini, akhimya dapat dijelaskan konsep baru
    tentang pengembangan organisasi desa dan kelurahan khususnya yang akan berubah
    status dari desa menjadi kelurahan. Pada prinsipnya organisasi desa maupun kelurahan
    harus menjamin adanya peningkatan pelayanan publik, demokratisasi dan kesejahteraan
    masyarakat di masa yang akan datang, karena masyarakat tidak membandingkan antara
    desa dan kelurahan, namun yang terpenting bagaimanakah organisasi terse but dapat
    bertransformasi dengan sempurna dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada
    masyarakat, terkhusus kepada desa yang sudah berubah status menjadi kelurahan agar
    nantinya Pemerintah Kabupaten Bandung dapat terhindar dari adanya tuntutan kembali
    berubah status dari kelurahan menjadi desa.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi