Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Analisis Kuantitatif Sediaan Ibuprofen secara Alkalimetri, Titrasi Bebas Air dan Spektrofotometri Ultra Violet dalam berbagai Pelarut.


Telah dilakukan analisis kuantitatif sediaan ibuprofen secara titrasi alkalimetri, titrasi bebas air dan spektrofotometri ultra violet dalam beberapa ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021031000057Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1337
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1337
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan analisis kuantitatif sediaan ibuprofen secara titrasi alkalimetri, titrasi bebas air dan spektrofotometri ultra violet dalam beberapa pelarut. Hasil penelitian menggunakan metode titrasi alkalimetri dalam pelarut etanol 95 % dan kloroform memberikan perolehan kembali sebesar 99-100 % untuk sediaan simulasi tablet, sirup dan injeksi dengan simpangan baku tidak lebih dari 1 %. Metode titrasi bebas air memberikan perolehan kembali sebesar 100.78 % untuk sediaan simulasi tablet; 90.99 % untuk sediaan simulasi sirup; 99.01 % untuk sediaan simulasi injeksi dan simpangan baku sebesar 1.1101 % untuk sediaan simulasi tablet; 0.2820 % untuk sediaan simulasi sirup; 0.529 % untuk sediaan simulasi sirup; 0.529 % untuk sediaan simulasi injeksi. Penelitian menggunakan metode spektrofotometri ultra violet dilakukan dalam dua pelarut yang berbeda dengan hasil sebagai berikut: perolehan kembali sebesar 101.49 % dalam pelarut natrium hidroksida 0.1N dan 99.05 % dalam pelarut etanol 95 %, sedang simpangan bakunya yaitu 0.1719 % dalam pelarut natrium hidroksida 0.1N dan 0.09859 % dalam pelarut etanol 95 %. Batas deteksi dan kuantisasi dalam pelarut natrium hidroksida 0.1 N yaitu 0.9535 dan 9.535 sedang dalam pelarut etanol 95 % yaitu 0.7491 dan 7.491. Masing-masing metode yang digunakan memiliki nkecermatan dan simpangan baku yang berbeda tetapi umumnya memenuhi syarat sebagai syarat sebagai metode analisis yang baik.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi