Detail Cantuman

Image of Pengaruh moril kerja dan komitmen terhadap organisasi pada kinerja karyawan

 

Pengaruh moril kerja dan komitmen terhadap organisasi pada kinerja karyawan


Tantangan bisnis yang semakin berat, perubahan lingkungan bisnis yang
begitu cepat dan dinamis, perubahan teknologi, persaingan yang ketat, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700508158.7 Nug p/R.19.177Perpustakaan Pusat (REF.19.177)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    158.7 Nug p/R.19.177
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix, 153 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    158.7 Nug p/R.19.177
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tantangan bisnis yang semakin berat, perubahan lingkungan bisnis yang
    begitu cepat dan dinamis, perubahan teknologi, persaingan yang ketat, serta
    berubahnya perilaku pelanggan menuntut pengelolaan PT. Pos Indonesia
    (Persero) secara professional, responsif, dan adaptif. Kantor Pos Bandung
    (40000) sebagai salah satu unit pelaksana teknis (UP1) terbesar dan mempunyai
    fasilitas serta sarana terlengkap berfimgsi dalam pelaksanaan tugas - tugas
    operasional, pelayanan kepada pelanggan, dan kegiatan pendukungnya, sangat
    berperan dalam menciptakan citra PT. Pos Indonesia (persero). Dukungan
    karyawan yang mempunyai semangat kerja dan berkomitmen terhadap
    pekerjaannya sangat diperlukan dalam membentuk: citra positif PT. Pos
    Indonesia (Persero) di masyarakat. Karyawan bagian proses surat dan paket
    merupakan salah satu ujung tombak layanan PT. Pos Indonesia (persero), apabila
    kinerja karyawan bagian proses surat dan paket dinilai buruk, secara otomatis
    pelayanan PT.Pos Indonesia (persero) juga akan buruk dan menimbulkan
    complain dari pelanggan. Semangat kerja karyawan yang ditunjukkan melalui
    sikap atau penilaian terhadap pekerjaan, atasan, dan organisasi diartikan sebagai
    moril kerja Sedangkan kondisi psikologis yang menggambarkan hubungan
    antara karyawan dan organisasi, dan berdampak terhadap keputusannya untuk
    tetap bertahan atau tetap menjadi anggota organisasi disebut sebagai komitmen
    kepada organisasi. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk melihat pengaruh
    antara moril kerja dan komitmen kepada organisasi terhadap kinerjakaryawan
    bagian proses surat dan paket.

    Subjek penelitian adalah seluruh karyawan tetap bagian proses surat dan
    paket pada Kantor Pos Bandung (4??00) yang berjumlah 47 orange Variabel
    bebas atau independent variable (X) dalam penelitian ini terdiri dari dua
    variabel, yaitumoril kerja (Xl) dan komitmen kepada organisasi (X2). Variabel
    terikat atau dependent variable (Y) adalah kinerja karyawan bagian proses surat
    danpaket.

    Hasil penelitian yang diolah dengan menggunakan analisis jalur
    menunjukkan bahwa moril kerja dan komitmen kepada organisasi 'memiliki
    pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan bagian proses surat dan
    paket. Kontribusi yang diberikan oleh variabel moril kerja adalah sebesar
    34.21%" sedangkan dimensi affective commitment sebesar 17.410/0, continuance
    sommitment sebesar 12.88%, dan normative commitment sebesar 11.51 %. Moril
    kerja dengan affective commitment dan normative commitment memiliki
    hubungan yang signifikan, sedangkan continuance commitment tidak
    berhubungan secara signifikan dengan moril kerja Moril kerja dan komitmen

    . pada organisasi yang dimiliki karyawan berada dalam kategori sedang. Dari hasil
    penelitian dirancang program intervensi untuk meningkatkan kinerja karyawan
    bagian proses surat dan paket, yaitu working spirit of improvement programme
    bagi karyawan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi