
Text
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji beberapa Varietas Pepaya (Carica Papaya Linn) terhadap Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa.
Telah dilakukan uji aktivitas antibakteri ekstrak biji beberapa varietas pepaya (Carica papaya Linn.) terhadap Staphylococcus aureus, Bacillus ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021031000050 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 1334Penerbit : ., 2003 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 1334Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Telah dilakukan uji aktivitas antibakteri ekstrak biji beberapa varietas pepaya (Carica papaya Linn.) terhadap Staphylococcus aureus, Bacillus Subtilis, Escherrichia coli dan Pseudomonas aeruginosa. Hasil uji aktivitas antibakteri terhadap ekstrak metanol, ekstrak etil asetat dan ekstrak n-heksan menunjukkan bahwa ekstrak metanol memiliki aktivitas antibakteri. Ekstrak etil asetat dan ekstrak n-heksan tidak memiliki aktivitas antibakteri. Sedangkan dari hasil uji aktivitas antibakteri terhadap ekstrak metanol biji varietas pepaya burung, bangkok, dan pepaya semangka pada konsentrasi 10 % b/v, 30 % b/v, dan 50 % b/v menunjukkan bahwa ekstrak metanol biji pepaya semangka memiliki aktivitas antibakteri terbesar terhadap bakteri Staphylococcus aereus, Bacillus Subtilis, Escherrichia coli dan Pseudomonas aeruginosa. Aktivitas antibakteri ekstrak metanol biji pepaya semangka pada konsentrasi 50% b/v (500000 bpj) sebanding dengan 27,59 bpj baku amoksisilin terhadap Staphylococcus aureus, 465,53 bpj baku amoksisilin terhadap Bacillus Subtilis, 41,65 bpj baku amoksisilin terhadap Escherrichia coli dan 25,79 bpj baku amoksisilin terhadap Pseudomonas aeruginosa. Hasil analisis KG-SM ekstrak metanol biji pepaya semangka menunjukan adanya asam oleat sebagai komponen terbesar. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






