<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12868">
 <titleInfo>
  <title>Karakterisasi eks-situ dan pengaruh fosfor terhadap komponen pertumbuhan dab hasil tanaman jawawut ( Setaria italica L. Beauve)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Miswarti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>x,;138 hlm,; 29,5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Af3S FRAK&#13;
Miswarti. 2014. Karakterisasi Eks,,Situ dan Pengaruh Fosfor Terhadap Komponen Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jawawut (Setaria italica L. Beauv). Dibimbing oleh Tati Nurmala dan Anas.&#13;
Penelitian bertujuan untuk mengetahui informasi tentang karakter morfologi dan agronomi secara eks-situ serta pengaruh pemupukan dosis fosfor terhadap pertumbuhan serta hasil jawawut yang terseleksi. Penelitian diawali eksplorasi 91 aksesi jawawut pada wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Papua. Karakterisasi dan pengujian fosfor dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Unpad. Karakterisasi menggunakan rancangan Augmented Design dengan jumlah aksesi 45, tiga aksesi sebagai pembanding berasal dari Jawa Barat dengan lima ulangan. Sedangkan pengujian pemupukan fosfor menggunakan rancangan Split Plot Design dan sebagai petak utama yaitu aksesi terdiri dari tiga level (ai=asal Papua, a2=asal Jawa Barat, a3=asal Bengkulu) dan faktor anak petak adalah dosis pupuk terdiri dari 4 level (0, 18 kg P2O5 ha-I, 36 kg P2O5 ha-1, 54 kg P2O5 ha-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesi jawawut mempunyai perbedaan karakter dan aksesi yang mempunyai penampilan baik adalah aksesi asal Bengkulu (aksesi 21) dan aksesi asal Papua (aksesi 40). Pemberian fosfor tidak memberikan pengaruh terhadap komponen hasil dan hasil tanaman jawawut.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Miswarti</note>
 <subject authority="">
  <topic>Tanaman Jawawut</topic>
 </subject>
 <classification>631.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>631.5 Mis k / R 15.8</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140700044</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Ref 15.8)</sublocation>
    <shelfLocator>631.5 Mis p /R 15.8</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12868</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:39</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-05 07:53:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>